Perbedaan Zakat dan Infak: Simak Penjelasan Hukumnya, Dilengkapi Dalil Shahih


inNalar.com
– Menurut istilah, zakat adalah bagian dari harta (tertentu) yang Allah SWT terima dengan harga tertentu, untuk memberikannya kepada orang yang berhak menerimanya sesuai memenuhi dengan syarat dan rukunnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, zakat adalah jumlah harta tetap yang digunakan oleh umat Islam dan diberikan kepada kelompok (asnaf delapan) yang berhak menerimanya, sesuai dengan ketentuan.

Zakat menempati urutan kedua dalam Islam mengenai ibadah. Dari segi fikih sendiri, zakat berarti “sejumlah harta tertentu yang wajib Allah SWT berikan kepada mereka yang berhak menerimanya.”

Baca Juga: Daftar Ucapan Bertemakan Bulan Suci Ramadhan 2023 atau 1444 H: Cocok untuk Jalin Silaturrahmi yang Terputus

Selain itu mengenai istilah infak, sebagian ulama fikih mengatakan bahwa infak adalah segala bentuk pengeluaran (pengeluaran) untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau lainnya.

Berbeda dengan Istilah Shadaqah berarti segala bentuk pemberian harta dengan niat karena Allah SWT, termasuk yang wajib zakat dan sunnah.

Hukum dari Zakat, Infaq dan Shadaqah

Zakat adalah rukun Islam yang ketiga, rukun agama yang tidak mungkin ada tanpa membayar zakat.

Baca Juga: Berikut 7 Ucapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2023 atau 1444 H, Cocok Dibagikan ke WhatsApp dan Instagram

Hukumnya adalah Ain (Tugas Individu) wajib bagi semua Muslim jika mereka memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Syariat.

Adapun Syarat wajib dari Zakat, adalah sebagai berikut:

  • Kepemilikan pribadi secara sempurna
  • Berkembang secara nyata
  • Sampai dengan nisabnya
  • Melebihi kebutuhan pokok
  • Sudah (haul)
  • Bebas dari hutang
  • Berdasarkan hukumnya, Infaq diklasifikasikan menjadi 2 bagian, yaitu Infaq Wajib dan Sunnah.

Infaq wajib meliputi zakat, penebusan dosa, nazar, dll. Sunnah berisi infaq seperti infaq untuk fakir miskin, sesama muslim, infak bencana alam, dan infaq kemanusiaan.  

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Membaca Niat Puasa saat Ramadhan 2023? Begini Penjelasan Hukum Islam yang Benar

Rukun & Syarat berinfaq

  • Orang yang berinfaq harus memenuhi syarat
  • Orang yang berinfaq
  • Barang atau material yang di infaqkan
  • Orang yang menerima infaq tersebut.
  • Sedekah itu wajib, sunnah, dan ada sedekah yang selalu dianjurkan untuk diberikan. Hal ini karena anjuran Al-Qur’an dan As-Sunnah untuk bersedekah tidak mengikat.  

Rukun & Syarat Shadaqah

Pemberi harus memiliki Object dan berhak menukarkan Object (mendistribusikan Object).
Tidak halal memberi kepada anak atau binatang yang masih dalam kandungan, karena siapa saja yang diberi syaranyat berhak atas kepemilikan, sedangkan keduanya belum berhak memiliki sesuatu.

Ijab dan qabul, Ijab adalah pernyataan qabul adalah pernyataan penerimaan oleh orang yang menerima hadiah.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Rukyat dan Hisab, Dua Metode untuk Menentukan Awal Puasa Ramadhan 2023

Memberikan barang, yang dapat dijual (karena hal ini termasuk syarat dari shadaqah).***

Rekomendasi