Perbedaan Mendasar Otak Kiri dan Kanan Anak Menurut dr. Aisah Dahlan, Orang Tua Wajib Tahu!

inNalar.com – Artikel ini membahas perbedaan otak kiri dan kanan pada anak menurut dr. Aisah Dahlan.

Pada dasarnya setiap otak manusia dibagi menjadi otak kiri dan kanan yang memiliki fungsi berbeda seiring dengan pertumbuhan manusia tersebut.

Menurut dr. Aisah Dahlan, perbedaan otak kiri dan kanan pada anak juga mengarah pada jenis kelaminnya, apakah dia laki laki atau perempuan.

Orang tua wajib mengetahui perbedaan otak kiri dan kanan pada anak untuk dasar menentukan bimbingan kepada mereka ke depannya.

Baca Juga: 25 Link Twibbon Hari Raya Idul Adha Tahun 2022 Terbaru dengan Desain Menarik

Perbedaan otak kiri dan kanan pada setiap individu nantinya juga akan dipengaruhi oleh baik buruknya lingkungan tempat dia tinggal.

Pada kesempatan acara webinar, dr Aisah Dahlan memberikan pendapatnya terkait ini sebagaimana dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal Youtube draisahdahlan, beliau menjelaskan banyak tentang perbedaan otak kiri dan kanan anak.

Beliau menjelaskan belahan kiri pada otak berfungsi untuk kegiatan yang membutuhkan keseriusan seperti analisis. Sedangkan belahan otak kanan berfungsi untuk kegiatan yang lebih rileks seperti bermain.

Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Aisah Dahlan, saat kecil otak kiri pada anak perempuan lebih cepat berfungsi daripada anak laki–laki.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Arafah yang Dilaksanakan Sebelum Idul Adha 2022, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Artinya

Oleh karena itu anak perempuan biasanya lebih aktif berbicara sejak kecil. Misalkan ketika membelikan baju mereka akan memilih mengatakan pendapatnya mulai dari warna hingga bentuk pakaiannya.

Sedangkan anak laki–laki cenderung cuek terhadap hal itu karena yang dipikirkan hanya satu desainnya saja, missal bajunya harus ada gambar tokoh pahlawan atau ilustrasi sehari hari.

Kejadian seperti itu menurut dr. Aisah Dahlan memang dipengaruhi secara alamiah karena perbedaan otak kiri dan kanan pada perempuan dan laki–laki.

Kemudian dr. Aisah Dahlan juga memberikan gambaran terkait pertumbuhan otak pada anak, seperti penjelasan berikut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Jakarta Timur Hari Ini, Rabu 29 Juni 2022, BMKG : Cuaca Cerah Sepanjang Hari

Pada usia 0 – 6 tahun, sambungan pada otak kiri dan kanan perempuan sudah mulai bersiap sedangkan laki–laki baru otak kanan saja yang bersiap. Maksud bersiap disini adalah sambungan yang ada di dalam otak atau neuron.

Pada usia 6-12 tahun, otak kiri dan kanan perempuan sudah siap berfungsi seutuhnya sedangkan laki–laki hanya otak kanan saja karena otak kirinya baru bersiap.

Pada usia 12 -18 tahun, saat perempuan sudah mulai banyak berkembang, otak kiri laki–laki mulai terisi banyak sambungan di otaknya.

Pada usia 18 tahun keatas barulah otak kiri dan kanan pada laki–laki seimbang sebagaimana sudah terjadi pada otak perempuan.

Oleh karena itu sebagai orang tua yang memiliki anak laki–laki harus bersabar setidaknya menunggu hingga mereka kuliah untuk melihat perkembangan yang signifikan.

Baca Juga: Son Ye Jin Umumkan Hamil Anak Pertama Bersama Hyun Bin: Kata-Kata di Postingan Instagramnya Bikin Luluh

Maka jangan pernah membandingkan anak laki–laki dan perempuan saat mereka masih kecil karena memang berbeda secara pemahaman dan kemampuan.

Tidak sampai disitu, dr. Aisah Dahlan juga mengapresiasi apabila sekolah mampu memberikan ekstrakurikuler pada murid karena akan menyelamatkan perkembangan anak laki–laki.

Beruntungnya anak sekarang karena mereka hidup di era digital, kemampuan untuk mengembangkan otak kiri dan kanan bisa dilakukan lebih cepat.

Tampilan audio visual seperti film bisa merangsang otak kanan untuk menangkap kejadian sedangkan otak kiri menangkap percakapan. Hal ini jika dilatih terus menerus bisa meningkatkan juga daya ingat anak.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]

Perbedaan Mendasar Otak Kiri dan Kanan Anak Menurut dr. Aisah Dahlan, Orang Tua Wajib Tahu!

inNalar.com – Artikel ini membahas perbedaan otak kiri dan kanan pada anak menurut dr. Aisah Dahlan.

Pada dasarnya setiap otak manusia dibagi menjadi otak kiri dan kanan yang memiliki fungsi berbeda seiring dengan pertumbuhan manusia tersebut.

Menurut dr. Aisah Dahlan, perbedaan otak kiri dan kanan pada anak juga mengarah pada jenis kelaminnya, apakah dia laki laki atau perempuan.

Orang tua wajib mengetahui perbedaan otak kiri dan kanan pada anak untuk dasar menentukan bimbingan kepada mereka ke depannya.

Baca Juga: 25 Link Twibbon Hari Raya Idul Adha Tahun 2022 Terbaru dengan Desain Menarik

Perbedaan otak kiri dan kanan pada setiap individu nantinya juga akan dipengaruhi oleh baik buruknya lingkungan tempat dia tinggal.

Pada kesempatan acara webinar, dr Aisah Dahlan memberikan pendapatnya terkait ini sebagaimana dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal Youtube draisahdahlan, beliau menjelaskan banyak tentang perbedaan otak kiri dan kanan anak.

Beliau menjelaskan belahan kiri pada otak berfungsi untuk kegiatan yang membutuhkan keseriusan seperti analisis. Sedangkan belahan otak kanan berfungsi untuk kegiatan yang lebih rileks seperti bermain.

Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Aisah Dahlan, saat kecil otak kiri pada anak perempuan lebih cepat berfungsi daripada anak laki–laki.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Arafah yang Dilaksanakan Sebelum Idul Adha 2022, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Artinya

Oleh karena itu anak perempuan biasanya lebih aktif berbicara sejak kecil. Misalkan ketika membelikan baju mereka akan memilih mengatakan pendapatnya mulai dari warna hingga bentuk pakaiannya.

Sedangkan anak laki–laki cenderung cuek terhadap hal itu karena yang dipikirkan hanya satu desainnya saja, missal bajunya harus ada gambar tokoh pahlawan atau ilustrasi sehari hari.

Kejadian seperti itu menurut dr. Aisah Dahlan memang dipengaruhi secara alamiah karena perbedaan otak kiri dan kanan pada perempuan dan laki–laki.

Kemudian dr. Aisah Dahlan juga memberikan gambaran terkait pertumbuhan otak pada anak, seperti penjelasan berikut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Jakarta Timur Hari Ini, Rabu 29 Juni 2022, BMKG : Cuaca Cerah Sepanjang Hari

Pada usia 0 – 6 tahun, sambungan pada otak kiri dan kanan perempuan sudah mulai bersiap sedangkan laki–laki baru otak kanan saja yang bersiap. Maksud bersiap disini adalah sambungan yang ada di dalam otak atau neuron.

Pada usia 6-12 tahun, otak kiri dan kanan perempuan sudah siap berfungsi seutuhnya sedangkan laki–laki hanya otak kanan saja karena otak kirinya baru bersiap.

Pada usia 12 -18 tahun, saat perempuan sudah mulai banyak berkembang, otak kiri laki–laki mulai terisi banyak sambungan di otaknya.

Pada usia 18 tahun keatas barulah otak kiri dan kanan pada laki–laki seimbang sebagaimana sudah terjadi pada otak perempuan.

Oleh karena itu sebagai orang tua yang memiliki anak laki–laki harus bersabar setidaknya menunggu hingga mereka kuliah untuk melihat perkembangan yang signifikan.

Baca Juga: Son Ye Jin Umumkan Hamil Anak Pertama Bersama Hyun Bin: Kata-Kata di Postingan Instagramnya Bikin Luluh

Maka jangan pernah membandingkan anak laki–laki dan perempuan saat mereka masih kecil karena memang berbeda secara pemahaman dan kemampuan.

Tidak sampai disitu, dr. Aisah Dahlan juga mengapresiasi apabila sekolah mampu memberikan ekstrakurikuler pada murid karena akan menyelamatkan perkembangan anak laki–laki.

Beruntungnya anak sekarang karena mereka hidup di era digital, kemampuan untuk mengembangkan otak kiri dan kanan bisa dilakukan lebih cepat.

Tampilan audio visual seperti film bisa merangsang otak kanan untuk menangkap kejadian sedangkan otak kiri menangkap percakapan. Hal ini jika dilatih terus menerus bisa meningkatkan juga daya ingat anak.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]