

inNalar.com – Tak henti-hentinya terus meningkatkan jumlah infrastruktur di dalam negeri, pemerintah terus melangsungkan pembangunan dan meresmikan tol baru sebagai upaya untuk meningkatkan konektivitas antar daerah.
Kali ini, tim inNalar.com akan mengulik lebih mendalam terkait terowongan kembar dan ruas tol yang baru saja diresmikan pada bulan Juli 2023 lalu di Jawa Barat.
Berbeda dengan jalan tol pada umumnya yang melintasi daerah perbukitan yang mana membelah perbukitan tersebut, tol Cisumdawu ini memilih untuk menembus perut perbukitan tersebut dan membuat terowongan.
Ruas tol di Jawa Barat yang memiliki terowongan kembar ini biasa disebut dengan tol Cisumdawu.
Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu di Jawa Barat Gunakan Geofoam Sebagai Bahan Utamanya, Ada yang Tau?
Terowongan kembar di tol Cisumdawu ini terletak di kilometer 169 hingga 200 di Kabupaten Sumedang.
Memakai inovasi konstruksi baru, terowongan tol Cisumdawu menggunakan penerapan konstruksi New Austrian Tunneling Method atau NATM.
Metode NATM ini disebut-sebut berguna untuk menguatkan tanah sebelum penggalian.
Dalam melakukan penggalian pun, terowongan tol Cisumdawu menggunakan metode three-bench steven-step.
Metode three-bench steven step ini dapat menstabilkan pemuka terowongan tanpa menambahkan penyangga.
Baca Juga: Terbesar ke-3 di Indonesia! Bendungan Rp 2 Triliun di Jawa Barat Ini Sudah 98 Persen Selesai
Terowongan Cisumdawu ini dinobatkan sebagai terowongan kembar di jalan tol pertama di Indonesia.
Tak hanya itu, terowongan kembar di tol Cisumdawu ini juga jadi terowongan jalan tol yang terpanjang di Indonesia.
Dengan rampung dan beroperasinya terowongan kembar di tol Cisumdawu ini juga tentunya memberikan dampak yang signifikan.
Keberadaan terowongan kembar di tol Cisumdawu ini membuat jarak tempuh dari Bandung ke Kertajati dan sebaliknya jadi lebih singkat.
Sebelum beroperasinya tol ini, jarak tempuh dari Bandung ke Kertajati atau sebaliknya bisa memakan waktu sekitar 3 jam.
Baca Juga: 11 Tahun Dibangun dengan Dana 18 Triliun, Ini Alasan Tol Cisumdawu Jawa Barat Baru Bisa Beroperasi
Kini, setalah terowongan kembar di tol Cisumdawu ini jadi jarak tempuh dari Bandung ke Kertajati hanya membutuhkan waktu 45 menit.
Akses jalan yang semakin singkat untuk ke Kertajati ini juga mendukung penuh beroperasinya Bandara Kertajati.
Sebelumnya, bandara Kertajati sempat mati suri karena akses jalan yang sulit sebelum adanya tol membuat bandara tersebut sepi penumpang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi