

inNalar.com – Pembangkit Listrik Tenaga Air adalah salah satu infrastruktur yang penting bagi suatu wilayah.
Salah satunya akan berada di Kalimantan Utara yang merupakan bagian dari Pulau Kalimantan.
Pembangkit Listrik Tenaga Air yang kini sedang dalam progres pembangunan tersebut akan terdiri dari 5 bendungan.
5 Bendungan yang dibangun tersebut nantinya difungsikan untuk memasok listrik yang sudah masuk ke kawasan industri hijau.
Pembangkit Listrik Tenaga Air tersebut bernama PLTA Kayan yang diinisiasi oleh PT Kayan Hydro Energy.
PLTA Kayan ini berlokasi di Sungai Kayan, Kecamatan Peso, Bulungan, Kalimantan Utara.
PLTA Kayan ini sebenarnya sudah mulai dibangun oleh PT Kayan Hydro Energy sejak tahun 2011 lalu dan dilanjutkan pada tahun 2022.
Pembangunan PLTA ini ditargetkan akan rampung dan bisa beroperasi secara komersial pada tahun 2025 mendatang.
Rencananya pembangunan di tahap pertama ini, PLTA Kayan akan berkapasitas 900 megawatt.
Baca Juga: Rumah Kecil di Kalimantan Utara Ini Punya ‘Dua Kewarganegaraan’ Terbagi Indonesia-Malaysia
Kemudian, dilanjutkan untuk tahap kedua yakni akan terdapat penambahan kapasitas sebesar 1.200 megawatt.
Untuk tahap ketiga dan keempat masing-masing terdapat penambahan kapasitas lagi sebesar 1.800 megawatt, serta tahap kelima sebesar 3.300 megawatt.
Sehingga total kapasitas pembangkit listrik dari kelima bendungan ini di PLTA Kayan nanti sebesar 9.000 megawatt.
Untuk pembangunan PLTA Kayan ini, pemerintah memproyeksikan investasi dengan angka yang sangat fantastis.
Nilai investasi proyek PLTA Kayan ini senilai US$ 17 Miliar atau sekitar Rp258,3 Triliun.
Listrik yang nantinya dihasilkan dari PLTA Kayan ini juga bisa diserap oleh Kawasan industri tanah kuning dimana disana terdapat pengolahan biji nikel, alumuniaun, baja, dan lain sebagainya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi