

inNalar.com – Pasar merupakan tempat usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja dan keberadaanya pasti ada di setiap daerah.
Salah satunya di Kota Batu, Jawa Timur. Sebagai kota wisata, pasar induk di Kota Batu menjadi tempat yang kerap kali dikunjungi oleh wisatawan.
Secara administratif, Pasar Induk Kota Batu berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas, Kota Batu.
Beberapa tahun belakangan, pemerintah melakukan pembangunan secara menyeluruh Pasar Induk Kota Batu.
Pembangunan Pasar Induk Kota Batu dimulai pada tahun 2022 silam dan dibangun oleh Kementerian PUPR.
Kementerian PUPR melakukan pembangunan Pasar Induk Kota Baru melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah atau BPPW Jawa Timur Dirjen Cipta Karya.
Baca Juga: Telan Rp27 Miliar, Pembangunan Pasar di Maluku Sejak Tahun 2022 Sampai Sekarang Tidak Berprogres
Mulai dibangun pada tahun 2022, Pasar Induk Kota Batu mulai beroperasi pada 2 Oktober 2023.
Meskipun kini telah beroperasi, namun siapa sangka dengan dibangunnya pasar ini sempat menimbulkan keluhan dari warga.
Warga Kelurahan Temas mengeluhkan dampak pembangunan pasar ini di mana bangunan tembok plengsengan yang didirikan menutup akses kampung.
Selain itu, jaraknya berhimpitan langsung dengan rumah warga, tanpa jarak aman.
Dilansir inNalar.com dari Kementrian PUPR, Pasar Induk Kota Batu dibangun di atas lahan seluas 39.548 m2 dengan total luas bangunan 35.077 m2.
Pasar di Kota Batu ini dibangun 3 lantai dengan lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering, dan lantai 3 sebagai zona makanan kuliner.
Setelah dibangun dan direnovasi, jumlah total kios pasar ini sebanyak 1.733 unit.
Untuk pembangunan pasar ini, pemerintah menggelontorkan dana fantastis mencapai ratusan miliar.
Dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan pasar ini adalah mencapai Rp 166 miliar yang bersumber dari APBN.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi