Peras Anggaran Senilai Rp1,1 Miliar, Proyek Bendungan di Aceh Ini Gusur 200 KK, Bagaimana Nasibnya?

inNalar.com – Aceh merupakan provinsi yang letaknya berada di ujung pulau Sumatera dengan berbagai infrastruktur yang memadai dan salah satunya bendungan.

Salah satu waduk di Aceh ini dikenal masyarakat dengan nama Bendungan Tiro.

Bendungan Tiro lokasinya berada di Daya Cot, Kec. Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Aceh.

Baca Juga: Dulu Jadi Rebutan Eropa, Mesir Makin Cuan Berkat Pendapatan Terusan Suez Sentuh Rekor US$ 9,4 Miliar, Ternyata Ini Pemicunya

Namun, bengungan Tiro menjadi satu-satunya proyek bendungan yang statusnya dicabut dari PSN pada tahun 2022.

Pencabutan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinatir Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 tentang perubahan atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 tahun 2021 tentang perubahan daftar PSN.

Pencabutan status PSN terhadap bendungan ini adalah karena masyarakat sekitar tidak setuju dengan adanya pembangunan tersebut dan perlu penggantian lokasi.

Baca Juga: Bendungan Mesir Senilai Rp15 Triliun Seret Pendanaan, Presiden Nasser Atur Strategi di Terusan Suez tapi Berujung Picu Krisis, Kok Bisa?

Setelah terjadi penggantian lokasi, pembangunan Bendungan Tiro ini kembali mengharuskan penggusuran atau relokasi warga terdampak.

Setidaknya terdapat sekitar 200 KK yang harus pindah karena lokasi tersebut akan dibangun bendungan Tiro.

Pada akhirnya, pemerintah setempat menyiapkan lahan relokasi untuk warga terdampak.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp463 Miliar, Megaproyek Presiden RI Ke-6 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat Ini Mangkrak Sia-sia

Kawasan Gampong Paya Guci, Kec. Tangse, Pidie menjadi tempat relokasi warga.

Lokasi tersebut memiliki luas 620,12 hektar dan digunakan untuk pembangunan rumah warga serta bercocok tanam.

Selain itu, pemerintah setempat juga memperbaiki akses jalan menuju ke tempat relokasi tersebut.

Baca Juga: Menjulang Setinggi 400 Meter, Mega Proyek Ambisius Arab Saudi Ini Disebut Mampu Menampung 20 Gedung, Kapan Rampung?

Sebagai informasi, bendungan Tiro diproyeksikan mampu mengairi lahan sebesar 6330 hektar.

Dilansir inNalar.com dari kppip.go.id, bendungan ini juga bisa mengurangi debit banjir sebesar 350 meter kubik per detik.

Untuk merealisasikan bendungan ini, dana yang dibutuhkan mencapai Rp1,1 triliun.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]