

InNalar.com – Proyek pembangunan Gedung Bigade Siaga Bencana atau singkat dengan nama BSB pada tahap III yang dilakukan di Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Proyek pembangunan BSB pada tahap III ini berada di depan kantor Gubernur Sulawesi selatan mengalami penutupan.
Anggaran dana proyek pembangunan BSB pada tahap III di Sulawesi Selatan ini bersumber dari APBD ini terkena penjadwalan ulang.
Dari adanya penyetopan pembangunan dan gagal tender, sehingga harus dilakukan untuk pemilihan tender dan juga pembangunan fisik serta rekonstruksi juga diadakan ulang.
Baca Juga: Perbaikan Gedung DPRD Sulawesi Selatan Habiskan Rp 6 M, Apa Saja yang Perlu Dibenah, Bisa Tebak?
Proyek pembangunan BSB pada tahap III di Kota Makassar Sulawesi Selatan mengalami penyetopan pembangunan.
Usulan untuk pembatalan pada tender dan juga perubahan jadwal tender proyek pembangunan BSB pada tahap III yang terletak di Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Penyetopan atau gagalnya proyek tersebut disebabkan oleh adanya kekeliruan pada perhitungan Harga Perkiraan Sendiri atau disebut HPS perlu dilakukan perbaikan ulang.
Baca Juga: Mangkrak Selama 15 Tahun Lamanya, Proyek Jembatan Rp 19 Miliar di Kalimantan Barat Ini Akhirnya….
Sehingga dari adanya hal tersebut dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk evaluasi dari penawaran.
Tidak hanya itu pembatalan pada proyek pembangunan BSB pada tahap III di Sulawesi Selatan ini dipicu adanya kekeliruan dan juga kesalahan link antara rencana dari anggaran biaya atau disebut dengan RAB.
Kekeliruan dan kesalahan BSB pada tahap III pada analisa harga satuan pekerjaan atau disebut dengan AHSP.
Sehingga pembatalan tender dilakukan untuk melakukan perubahan pada jawal ulang BSB pada tahap III di Sulawesi Selatan.
Diketahui bahwa untuk nilai pagu pada proyek pembangunan BSB pada tahap III ini yaitu sebesar Rp 3,925 Miliar.
Nilai HPS dari proyek pembangunan BSB pada tahap III ini memiliki nominal Rp 1.750 miliar.
Proyek pembangunan BSB pada tahap III di Sulawesi Selatan tersebut dievaluasi ulang supaya untuk rencana kedepannya tidak gagal kembali.
Baca Juga: Luasnya 126 Km Persegi! Danau Ini Lokasinya Sampai Ada di 2 Provinsi, Miliki Sumber Air Panas Alami
Sehingga proyek pembangunan tersebut dapat selesai dan tidak terbengkalai atau mangkrak, sebab hal tersebut sangat disayangkan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi