

inNalar.com – Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan data terbaru terkait korban jiwa atas perperangan antara Israel dan Hamas yang tengah terjadi.
Menurut data Kementerian Kesehatan tercatat hingga kini di Gaza telah terjadi 1.055 orang dan sekitar 5.184 lainnya luka-luka.
Sedangkan tepi barat yang diduduki ini telah memeakan korban jiwa 23 orang serta 130 orang mengalami luka-luka.
Baca Juga: Gigi Hadid Trending Usai Komentari Konflik Israel-Palestina, Netizen Berikan Respon Nyeleneh
Sementara Israel mencatat korban jiwa yang tewas sebanyak 1.200 orang, termasuk 169 merupakan tentara Israel yang tewas, serta sebanyak 3.007 mengalami luka-luka.
Angka-angka tersebut telah dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dan Layanan Medis Israel.
Serangan awal ini terjadi pada Sabtu pagi, ketika Hamas menembakkan roket besar-besaran ke Israel.
Baca Juga: Dampak Film ‘Ice Cold’ Meluas, Tagar Justice For Jessica Banjiri Akun Instagram Presiden Jokowi
Pihak Hamas mengatakan jika meluncurkan sebanyak 5.000 roket pada serangan awal, sementara militer Israel mengatakan jika terdapat 2.500 roket yang ditembakkan.
Selanjutnya para pejuang Hamas melakukan penyebrangan ke Israel dengan operasi multi-cabang yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dilansir inNalar.com dari AlJazeera, operasi multi-cabang ini dilakukan melalui jalur laut, darat, dan udara. Hamas sendiri masuk ke dalam wilayah Israel melalui penghalang keamanan yang memisahkan antara Gaza dan Israel.
Serangan mendadak yang dilakukan oelh Hamas ini dilakukan setelah adanya penyerbuan pemukim Israel ke Kompleks Masjid Al-Aqsa.
Sejauh ini Israel telah melakukan penggempuran di Jalur Gaza selama lima hari berturut-turut dan sudah mengumumkan blokade total terhadap Jalur Gaza yang saat ini telah terkepung.
Israel telah memutus pasokan listrik termasuk juga larangan makanan, setelah Hamas melakukan serangan terbesar terhadap negara-negara tersebut dalam beberapa dekade pada 7 Oktober 2023.
Pihak militer Israel juga mengatakan saat ini, sebanyak 300.000 tentara Israel telah berkumpul di dekat Gaza dan bersiap untuk berperang dengan Hamas.
Gaza sendiri memiliki populasi sekitar 2,3 juta orang yang tinggal, yang merupakan salah satu wilayah terpadat di dunia.
Terletak di antara Israel dan Mesir di pantai Mediterania, jalur ini memilki luas sekitar 365 km persegi (141 mil persegi).***