

InNalar.com- Frekuensi diabetes meningkat di seluruh dunia, dan penelitian menunjukkan bahwa anak-anak berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
Seiring berjalannya waktu, diabetes dapat merusak jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf, serta yang lebih parahnya dapat menyebabkan masalah kronis hingga kematian dini.
Biasanya diabetes yang terjadi pada anak merupakan jenis diabetes tipe 1.
Diabetes tipe 1 tersebut sering disebut dengan insulin-dependent, juvenile atau diabetes masa kanak-kanak.
Terjadi akibat pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mengatur gula darah, sehingga menyebabkan resistensi insulin.
Faktor penyebabnya kurang diketahui, namun paling sering adalah akibat faktor genetik dan lingkungan.
Saat ini di Indonesia frekuensi penyakit diabetes pada anak dinilai meningkat drastis.
Buktinya pada tahun 2022, sebanyak 320 anak di Surabaya menderita diabetes yang dirawat di RS DR SOETOMO.
Hal ini disampaikan oleh dr Muhammad Faizi yang merupakan dokter spesialis anak di rumah sakit dr Soetomo.
Lalu kira-kira selain faktor genetik, apa penyebab anak-anak mengalami diabetes?, berikut ini penjelasannya.
Dilansir dari video TikTok @Nestilawati berikut faktor-faktor penyebab diabetes:
1. Sering mengkonsumsi junkfood
2. Jarang berolahraga
3. Sering makan makanan manis atau tinggi gula
4. Terlalu sering main gadget.
Meningkatnya obesitas pada masa kanak-kanak dan kurangnya aktivitas fisik diyakini secara luas menjadi penyebab utama anak-anak terkena diabetes.
Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Menurut Dr. Piprim Basarah (Ketua IDAI),mengungkapkan bahwasanya solusi terbaik untuk anak dalam menghindari diabetes adalah kembali ke makanan-makanan alami dan melakukan gaya hidup yang sehat.
Kebiasaan makan dan gaya hidup yang sehat adalah pertahanan yang kuat terhadap penyakit, termasuk diabetes.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi