Penyakit Aritmia Mengakibatkan Kematian? Begini Jenis dan Resiko Penyakit Bagi Para Pasien

inNalar.com – Aritmia merupakan penyakit gangguan yang terjadi pada irama jantung diantaranya seperti  irama jantung yang terlalu cepat, irama jantung yang terlalu lambat, dan irama jantung yang tidak teratur.

Banyak orang yang sudah mengalami penyakit Aritmia bahkan setiap tahun orang yang akan mengalami aritmia mencapai 150 persen.

Bahkan diketahui juga 88 persen orang meninggal mendadak yang disebabkan oleh penyakit Aritmia ini.

Baca Juga: Dino Patti Djalal Ungkap Siapa Sosok Kunci yang Dicurigai Tahu Keberadaan Pelaku, Ternyata Selama Ini…

Penyakit Aritmia memiliki gejala seperti pusing, cepat Lelah, nyeri dada, sampai dengan pingsan.

Penyakit Aritmia juga memiliki beberapa jenis terganggunya irama detak jantung di dalam tubuh kita. Jadi, ayo kita simak bersama jenis jenis dari penyakit Aritmia.

1. Aritmia Supraventrikular

Aritmia Supraventrikular merupakan penyakit aritmia yang terjadi pada bagian atas atrium jantung atau ruang penerimaan pertama kali darah. Aritmia ini ada tiga jenis yaitu:

Baca Juga: 12 Drakor yang Wajib ditonton di Bulan September! Ji Chang Wook dan Ha Ji-Hoon Main Satu Drama!

  • Atrial Fibrilasi: Aritmia ini disebabkan karena darah yang berkumpul di ruang penerimaan darah atau atrium tidak mengalir ke ventrikel jantung yang disebabkan karena irama jantung terlalu cepat sampai 400 kali per menit.
  • Atrial Flutter: Aritmia ini terjadi karena ada gangguan dari sel-sel penghasil listrik jantung yang mengontrol denyut jantung dan jika tidak cepat ditangani akan bisa mengalami stroke, denyut jantung dari aritmia ini mencapai 150 kali per menit.
  • PSVT: Aritmia ini terjadi dengan irama denyut jantung lebih cepat mencapai 150-220 kali per menit disebabkan karena adanya gangguan dari pacu listrik jantung.

Baca Juga: Gunung Avatar Ternyata Ada di Dunia Nyata! Begini Penampakan Taman yang Menyimpan Berjuta Keindahan

2. Aritmia Ventrikel

Aritmia Ventrikel merupakan penyakit aritmia yang terjadi pada bagian bawah balik jantung atau ruang jantung yang berfungsi untuk memompa darah keluar jantung. Aritmia ini ada dua jenis yaitu:

  • Fibrilasi Ventrikel: Aritmia ini terjadi karena kekurangan oksigen dan irama jantung tidak berjalan secara normal disebabkan karena adanya gangguan listrik pada otot jantung.
  • Takikardia Ventrikel: Aritmia ini terjadi karena oksigen yang ada di dalam tubuh tidak dialirkan secara sempurna ke organ tubuh lainya disebabkan karena bilik jantung  berdetak sangat cepat mencapai 100 kali per menit.

3. Bradikardia

Bradikardia merupakan penyakit aritmia yang terjadi karena adanya gangguan pada aliran listrik jantung yang menyebabkan jantung berdetak dengan lambat hanya 60 kali per menit. Aritmia ini ada dua jenis yaitu:

  • Sick Sinus Syndrom: Aritmia ini disebabkan karena sinus node atau jaringan di serambi jantung yang berfungsi sebagai alat pacu jantung tidak mengirimkan sinyal listrik dengan benar.
  • Conduction Block: Aritmia ini terjadi karena ada beberapa faktor seperti psikis, alergi, dan lainnya yang menyebabkan detak jantuk lambat karena adanya blokade pada jalur sinyal listrik antara atrium dan ventrikel. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]