Penjara di Jawa Tengah Ini Dianggap Lebih Mengerikan dari Alcatraz, Ini Sederet Fakta Mencekam Suasananya

inNalar.com – Jawa Tengah mempunyai sebuah penjara yang paling mengerikan dan masih digunakan hingga sekarang.

Bahkan penjara di Jawa Tengah itu lebih mengerikan jika dibandingkan dengan penjara Alcatraz di Amerika Serikat.

Saking mengerikan suasana penjara di Jawa Tengah ini, banyak orang yang enggan untuk berkunjung.

Baca Juga: Jawa Timur Punya Surga Tersembunyi! Villa So Long di Banyuwangi Tawarkan Private Beach, Sudah Coba?

Bahkan beberapa narapidana kelas kakap yang tertanggap di Indonesia akan dimasukkan ke dalam penjara yang ada di Jawa Tengah itu.

Seringkali ada beberapa narapidana yang mencoba lolos dari penjara yang ada di Jawa Tengah itu.

Namun tidak pernah ada yang berhasil karena kondisi penjara yang berada di pulau terpencil di Jawa Tengah.

Baca Juga: Hidden Gem Tersembunyi di Jawa Timur: Villa Ini Suguhkan View Eksotis, Berhadapan Langsung dengan Pulau Dewata

Berikut beberapa fakta mengerikan Penjara Nusakambangan di Cilacap Jawa Tengah yang membuat siapapun takut mengunjunginya.

1. Gliger Tempat Eksekusi Mati

Gliger merupakan bagian dari penjara Nusakambangan yang menjadi tempat eksekusi mati.

Terletak di pinggir jalan utama Nusakambangan, Gliger sebelumnya adalah lapas namun sekarang tinggal reruntuhan saja.

Baca Juga: Villa Mewah di Jawa Timur Ini Depannya Langsung Pantai! Miliki View Malam Romantis, Berkilau Bak Kunang-Kunang

Selain Gliger, ada pula Bukit Nirbaya yang digunakan sebagai lokasi eksekusi mati narapidana.

Narapidana yang pernah dieksekusi di Gliger adalah Rio Martil, karena kasusnya membunuh empat orang dengan menggunakan palu martil.

2. Penjagaan Ketat

Tidak semua orang bisa mengunjungi pulau Nusakambangan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah itu.

Pasalnya banyak narapidana kelas kakap yang dipenjara di Nusakambangan.

Mereka rata-rata adalah teroris, pembuhun berencana, bandar narkoba, dan lainnya.

Beberapa sel penjara yang ada di Nusakambangan dilengkapi dengan CCTV dan ada yang hanya dihuni satu orang saja.

Menara pengawas dan penjaga bersenjata api selalu memantau gerak gerik mencurigakan dari para narapidana.

3. Dihuni Binatang Buas

Karena tak banyak orang yang mengunjunginya, maka ekosistem flora fauna di Nusakambangan masih terjaga dengan baik.

Banyak hewan buas yang tinggal di Pulau Nusakambangan, seperti ular berbisa dan macan hitam.

Sehingga ada beberapa narapidana yang mencoba kabur berakhir tewas mengerikan karena dimakan hewan buas.

4. Pulau Tanpa Sinyal

Di Pulau Nuasakambangan jangan harap bisa menggunakan ponsel untuk sekadar mengakses internet, telepon, atau bahkan SMS.

Pasalnya di tempat ini tidak tersedia sinyal dan bahkan sengaja dihilangkan agar tidak disalahgunakan.

Sebab pada 2017 lalu ada sebuah kasus penyelundupan 1,2 pil ekstasi yang dikendalikan oleh narapidana di Nusakambangan.

Maka tak heran jika ketika berkunjung ke Nusakambangan sama seperti halnya sedang tersesat.

5. Pulau Mistis

Penjara Nusakambangan juga mempunyai aura mistis yang tak kalah mengerikannya.

Bahkan beberapa orang yang pernah mengunjunginya mengaku merasakan banyak hal gaib yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat.

Pulau Nusakambangan sudah dijadikan sebagai penjara sejak 1908 saat pemerintahan kolonial Belanda.

Dari cerita yang beredar, pulau tersebut menjadi tempat ibu kota makhluk halus yang ada di Pulau Jawa.

Saking mistisnya, tak jarang ada beberapa orang yang tersesat ketika memasuki hutan di Pulau Nusakambangan.***

Rekomendasi