

inNalar.com – Kabar menggembirakan datang dari Lebanon. Setelah berbulan-bulan dilanda konflik yang melelahkan, akhirnya gencatan senjata resmi diberlakukan.
Langkah ini menjadi secercah harapan baru bagi ribuan keluarga yang terjebak dalam ketidakpastian akibat perang di Lebanon.
Tidak hanya Anda yang merasa lega, UNICEF juga menyambut keputusan ini dengan penuh optimisme.
Baca Juga: Kualitas Tata Kelola Tak Diragukan, BRI Sabet Penghargaan ‘The Most Trusted Company 2024’
Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell, menegaskan bahwa gencatan senjata adalah langkah awal yang sangat penting untuk mengakhiri penderitaan yang telah merenggut masa depan banyak anak.
Namun, perjalanan menuju perdamaian sejati masih panjang. Ada banyak hal yang perlu dilakukan agar situasi ini benar-benar membawa perubahan yang positif dan bertahan lama.
Di Lebanon, lebih dari 240 anak kehilangan nyawa, dan sekitar 1.400 lainnya terluka. Belum lagi mereka yang terpaksa meninggalkan rumah, kehilangan akses pendidikan, atau hidup dalam trauma mendalam.
Baca Juga: Tok! Honorer yang Gagal Lolos Seleksi PPPK 2024 Tetap Bisa Diangkat Jadi ASN dan Dapatkan NIP
Menurut UNICEF, pendidikan lebih dari dua juta anak terganggu akibat rusaknya sekolah dan infrastruktur penting lainnya.
Anda bisa membayangkan betapa sulitnya bagi anak-anak ini untuk menjalani kehidupan normal. Mereka tidak hanya kehilangan peluang untuk belajar, tetapi juga rasa aman, harapan, dan masa depan.
UNICEF menyoroti langkah-langkah prioritas yang harus segera dilakukan untuk memastikan gencatan senjata ini membawa dampak positif nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak.
1. Memastikan Keluarga Kembali ke Rumah
Dengan adanya gencatan senjata, banyak keluarga kini memiliki peluang untuk kembali ke rumah mereka.
Namun, jalan menuju pulang tidaklah mudah. Banyak rumah hancur, sementara ribuan keluarga masih tinggal di tempat penampungan darurat atau komunitas pengungsi yang penuh sesak.
UNICEF menekankan bahwa keselamatan mereka harus menjadi prioritas. Komunitas internasional harus bersatu untuk memberikan perlindungan, mendukung stabilitas, dan memfasilitasi pemulihan.
Baca Juga: Unggul Jauh, Pasangan Muzakir Manaf dan Fadhullah Berpotensi Menang Pilgub Aceh Versi Quick Count
2. Akses Bantuan Kemanusiaan Tanpa Hambatan
Di tengah kehancuran, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi sangat mendesak.
Banyak keluarga masih kesulitan mendapatkan air bersih, makanan, dan perawatan medis, terutama di wilayah selatan Lebanon.
UNICEF menyerukan agar organisasi kemanusiaan diberi akses tanpa hambatan untuk menyediakan kebutuhan dasar ini.
3. Pemulihan Infrastruktur Penting
Kerusakan pada rumah sakit, sekolah, dan sistem air telah memengaruhi jutaan orang.
Catherine Russell menekankan bahwa memulihkan fasilitas ini adalah langkah utama untuk mengembalikan kehidupan normal bagi anak-anak Lebanon.
Gencatan senjata ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju perdamaian.
UNICEF terus mendesak semua pihak untuk menghormati hukum internasional, menjaga komitmen mereka, dan bekerja sama demi menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak Lebanon.
Mengutip dari keterangan resmi UNICEF, Catherine Russell menyampaikan, “Anak-anak membutuhkan stabilitas, harapan, dan dukungan kita untuk membangun kembali masa depan mereka.”***(Valencia Amadhea Christiyadi)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi