

inNalar.com – Salah satu desa di Lampung yang berada di Kecamatan Way Kanan, yaitu De’sa Wonoharjo, dikenal sebagai objek argowisata dan penghasil tanaman.
Lokasinya yang berada di kaki gunung Tanggamus, membuat desa ini bisa membudidayakan sayur dan tanaman dengan subur.
Dilansir dari kanal YouTube @anggaHJ, salah seorang warga yang tinggal di desa tersebut mendapatkan penghasilan 7 juta per bulan dari budidaya tanaman.
Tanaman yang dibudidayakan adalah bunga sedap malam, di mana sering digunakan untuk keperluan pelaminan, pengharum ruangan, dan sembahyang.
Dirinya memilih untuk membudidayakan sedap malam karena bisa bekerja enteng namun mendapatkan penghasilan tinggi.
Keunikan tanaman ini yang dipakai dalam acara-acara tertentu serta tidak perlu perawatan yang berlebihan, membuat sedap malam menjadi pilihan yang tepat untuk dibudidayakan bahkan untuk pemula.
Di Desa Wonoharjo, bunga sedap malam hanya dibudidayakan dalam varian warna putih. Beberapa ditanam di tanah langsung, ada juga yang menggunakan plastik mulsa.
Dikatakan, modal awal untuk bibit sekitar 2.500 Rupiah per batang, dan dapat bertahan sekitar 2 hingga 3 tahun sebelum panen.
Biasanya para petani akan memanen 3-4 hari sekali, dengan potensi hasil perbulan sekitar 6-7 juta dari 300-400 batang per panen.
Pupuk yang digunakan pun tidak perlu yang berlebihan, cukup pupuk kandang dan penyubur. Namun kelemahannya adalah sedap malam tidak terlalu rentan terhadap hama.
Meski permintaan bunga sedap malam memang laris, biasanya meningkat drastis menjelang hari raya Imlek dibandingkan hari besar lain.
Penjualan sedap malam menjelang Imlek selalu membuat kewalahan dan dijual 4.000 batang dari hari biasa yang dijual 3 ribu per batang.
Untuk peminat pasarnya sendiri berasal dari beberapa daerah Lampung, di mana tingginya kebutuhan ada di Bandar Lampung.
Usaha ini telah digeluti hampir selama 12 tahun oleh salah seorang warga di sana, dengan total penghasilan per tahun mencapai 70 juta.
Keuntungan yang didapat cukup menggiurkan, bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, membayar kuliah, bahkan membeli mobil dan membangun rumah.***