Pengembangan Sampai 2034! Megaproyek Terminal Multipurpose Wae Kelambu NTT Mampu Tampung Petikemas Sampai 30 Ribu Teus

inNalar.com– Megaproyek Terminal Multipurpose Wae Kelambu NTT terus dikembangkan hingga tahun 2034.

Pengembangan megaproyek di NTT ini dilakukan dalam beberapa tahun perencanaan.

Terminal ini telah secara diresmikan pembangunannya pada 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Dibiayai Belanda, Jembatan Tercanggih di Flores Timur Senilai Rp5,2 Triliun Ini Diramalkan Mampu Hasilkan Listrik 300 Megawatt, Kok Bisa?

Peresmian ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang dimuat didalam website resmi presiden Republik Indonesia.

Meskipun pembangunannya telah diselesaikan sejak 2 tahun lalu, tetapi pengembangannya terus dilakukan.

Pada tahap pertama Terminal Multipurpose dikembangkan dengan jangka pendek yaitu selama 5 tahun.

Baca Juga: Nilai Kapitalisasinya Rp231 T, Saham Konglomerat dengan Banyak Lini Bisnis Ini Justru Terus Anjlok Sejak Juni 2023

Sehingga tahap pertama tersebut akan selesai 2024 mendatang yang dilakukan pada 4 area.

Area tersebut adalah causeway (690 m × 20 m), multipurpose, (120 m × 20 m), dan trestle (60 m × 12 M).

Selain itu akan dilakukan juga reklamasi terhadap area terminal dengan luas mencapai 3 hektar.

Baca Juga: Nyaman Bersama Super App BRImo! Login Cepat Cukup via Face ID atau Pengenalan Wajah

Setelah keempat lanjutan proyek di NTT tersebut usai dilaksanakan, maka akan dilanjutkan dengan pematangan dan perkerasan diatas lahan 3,7 hektar.

Di dalam lahan tersebut akan terdapat penumpukan multipurpose 1.700 M2 ditambah dengan fasilitas penunjang serta peralatan 

Peralatan yang berada di dalam kawasan tersebut adalah forklift, reach stacker, serta alat pemadam kebakaran.

Baca Juga: Beri Masukan Rp60 Triliun, Tambang Emas Freeport di Papua Kontraknya Akan Diperpanjang Sampai 2061, Mineralnya Bertahan 100 Tahun?

Pembangunan ini akan terus dilakukan yang diteruskan ke tahun 2029 hingga tahun 2034.

Pada tahun 2034 yang merupakan tahap akhir pengembangan terminal multipurpose d NTT ini diharapkan mampu menampung petikemas sampai 30 ribu Teus.

Selain itu, terminal ini juga bisa menampung cargo dan curah cair yang mencapai 80 ribu ton. ***

 

Rekomendasi