

inNalar.com– Megaproyek Terminal Multipurpose Wae Kelambu NTT terus dikembangkan hingga tahun 2034.
Pengembangan megaproyek di NTT ini dilakukan dalam beberapa tahun perencanaan.
Terminal ini telah secara diresmikan pembangunannya pada 14 Oktober 2021.
Peresmian ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang dimuat didalam website resmi presiden Republik Indonesia.
Meskipun pembangunannya telah diselesaikan sejak 2 tahun lalu, tetapi pengembangannya terus dilakukan.
Pada tahap pertama Terminal Multipurpose dikembangkan dengan jangka pendek yaitu selama 5 tahun.
Sehingga tahap pertama tersebut akan selesai 2024 mendatang yang dilakukan pada 4 area.
Area tersebut adalah causeway (690 m × 20 m), multipurpose, (120 m × 20 m), dan trestle (60 m × 12 M).
Selain itu akan dilakukan juga reklamasi terhadap area terminal dengan luas mencapai 3 hektar.
Baca Juga: Nyaman Bersama Super App BRImo! Login Cepat Cukup via Face ID atau Pengenalan Wajah
Setelah keempat lanjutan proyek di NTT tersebut usai dilaksanakan, maka akan dilanjutkan dengan pematangan dan perkerasan diatas lahan 3,7 hektar.
Di dalam lahan tersebut akan terdapat penumpukan multipurpose 1.700 M2 ditambah dengan fasilitas penunjang serta peralatan
Peralatan yang berada di dalam kawasan tersebut adalah forklift, reach stacker, serta alat pemadam kebakaran.
Pembangunan ini akan terus dilakukan yang diteruskan ke tahun 2029 hingga tahun 2034.
Pada tahun 2034 yang merupakan tahap akhir pengembangan terminal multipurpose d NTT ini diharapkan mampu menampung petikemas sampai 30 ribu Teus.
Selain itu, terminal ini juga bisa menampung cargo dan curah cair yang mencapai 80 ribu ton. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi