Penderita Diabetes Gak Bakal Bosan! dr Saddam Ismail Ungkap 5 Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi Putih

inNalar.com – Masyarakat Indonesia yang menderita penyakit diabetes melitus seringkali merasa kesulitan untuk menentukan apa sumber karbohidrat yang aman bagi gula darah.

dr Saddam Ismail mengungkap bahwa semboyan ‘Belum disebut makan kalau belum makan nasi’ ini disebut menjadi salah satu alasan pusingnya penderita diabetes melitus memilih menu makan yang pas untuk dikonsumsi setiap hari.

Menurut dr Saddam Ismail, penderita diabetes melitus memang tidak disarankan untuk mengonsumsi nasi putih.

Baca Juga: Manchester United Lakukan Pendekatan Kepada Rasmus Hojlund karena Sulit Dapatkan Harry Kane dan Victor Osimhen

Pasalnya, jika penderita diabetes melitus mengonsumsi nasi putih, maka gula darah pun akan melonjak naik.

dr Saddam Ismail memberikan rekomendasi daftar sumber karbohidrat kompleks yang bisa jadi pengganti nasi putih, berikut deretan beras yang bisa dipilih oleh para penderita diabetes melitus.

1. Beras Basmati
Beras basmati termasuk ke dalam indeks glikemik yang rendah, sehingga masuk ke dalam daftar rekomendasi pengganti nasi putih.

Baca Juga: Simak Ini Jika Kamu Tidak Mau Ketinggalan, Berikut Beberapa Jadwal ‘Seven’ Jungkook BTS ada ‘Still With You’

dr Saddam Ismail menyebut indeks glikemik beras basmati nilainya 40 – 60, sehingga aman untuk penderita diabetes melitus.

Beras ini terdiri dari basmati putih dan basmati coklat. 100 gr beras basmati putih mengandung kurang lebih 150 kalori, memiliki 3 gr protein, dan 35 gr karbohidrat.

Sementara 100 gr basmati coklat mengandung 160-an kalori, memiliki 1,5 gr lemak, 3 gr serat, dan 3,8 gr protein, serta 33,8 gr karbohidrat.

Baca Juga: Dusan Vlahovic Merasa Tidak Betah Bertahan di Juventus, Dua Tim Liga Inggris Siap Ajukan Tawaran Spesial

2. Beras Merah
Beras merah disarankan bagi pengidap penyakit kencing manis ini, karena memiliki kandungan yang aman dan bermanfaat di dalamnya.

dr Saddam Ismail mengungkap bahwa beras merah merupakan karbohidrat kompleks yang rendah kalori. Selain itu juga tinggi serat dan termasuk ke dalam kelompok indeks glikemik rendah.

3. Gandum
Gandum berupa oatmeal yang biasanya direkomendasikan untuk penderita diabetes melitus dan orang-orang yang menjalani diet sehat.

Pasalnya, oatmeal kaya akan serat, indeks glikemiknya pun rendah. Kelebihan makanan yang satu ini adalah bikin kita cepat kenyang dan lapar tahan lama.

Manfaat yang telah umum diketahui masyarakat ialah bagus untuk kesehatan dan membantu mengendalikan gula darah dalam tubuh, serta baik untuk kesehatan jantung.

4. Ubi Jalar
Ubi jalar memang menjadi makanan tradisional yang diidentikkan dengan makanan desa. Namun, siapa sangka ubi jalar ini bisa menjadi pengganti nasi putih yang bagus untuk penderita diabetes melitus.

Pengolahannya perlu diperhatikan agar manfaatnya tidak hilang dari ubi jalar. Contohnya seperti dikukus, direbus, dan dibakar.

Penderita diabetes melitus bisa pilih cara pengolahannya sesuai dengan seleranya.

5. Jagung
Sumber karbohidrat tidak selalu nasi kok. Jagung bisa jadi pilihan yang baik bagi penderita diabetes melitus untuk tetap memenuhi asupan hariannya.

dr Saddam Ismail mengungkap bahwa dalam 100 gr porsi jagung, terdapat sekitar 140 kalori. Apabila dibandingkan dengan nasi putih dengan porsi yang sama, maka kalorinya bisa mencapai 175 kcal.

Nah, penderita diabetes melitus perlu memperhatikan cara pengolahan jagung yang benar dan sehat serta konsumsinya tidak dalam jumlah yang berlebihan.

dr Saddam Ismail menyarankan untuk konsumsi jagung agar dikombinasikan dengan makanan yang mengandung protein lainnya seperti telur, ayam, dan ikan, alpukat, dan lain-lain.

Itulah 5 rekomendasi sumber karbohidrat pengganti nasi putih yang aman untuk kontrol gula darah bagi pasien diabetes melitus menurut dr Saddam Ismail.***

Rekomendasi