Pendapatan Tembus US$ 1,17 Miliar, Laba Bersih PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Terkikis hingga 95 Persen, Ternyata Ini Biang Keroknya

inNalar.com – Capaian pendapatan yang sangat gemilang bagi PT Merdeka Copper Gold Tbk usai penjualan sejumlah komoditasnya laku keras dibanding periode setahun sebelumnya.

Emiten berkode MDKA ini berhasil membukukan total dari keseluruhan komponen pemasukan yang dimiliki sebesar US$ 1,17 miliar.

Adapun rincian lebih lanjutnya meliputi penjualan lingkup ekspor dan domestik, serta penerimaan yang didapatkan dari pihak ketiga dan berelasi.

Baca Juga: Jumlah Laba Bersihnya Turun Rp5,9 Triliun, Besaran Utang PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) Makin Melonjak

Secara umum kinerja penjualan emas, perak, katoda tembaga, feronikal hingga nickel matte sangat gemilang, terutama di segmen ekspor.

Terlihat pada periode pembukuan kuartal III tahun 2022, capaian penjualan ekspor sebesar US$ 521 juta.

Selanjutnya PT Merdeka Copper Gold Tbk berhasil tembuskan ekspor hingga raih cuan US$ 725 juta.

Baca Juga: Biaya Eksplorasi Rp350,8 M, Merdeka Copper Simpan Potensi 27,4 Juta Ons Emas, Tambang Tercuan Ada di Banyuwangi Jawa Timur, Luas Keruknya…

Kegemilangan ini juga sangat drastis di segmen penjualan domestik. Jika tadinya pendapatan yang masuk hanya US$ 96,73 juta.

Pada periode terakhir 2023, MDKA berhasil roketkan pundi-pundi uang dari dalam negeri hingga US$ 445 juta.

Selain kedua pos tersebut, perusahaan mineral dan logam ini juga raih pendapatan dari pihak ketiga sebesar US$ 898 ribu.

Baca Juga: Habis Rp300 Triliun, Emiten China Ini Royal Invest 9 Proyek Smelter Nikel di Indonesia, Kapasitas Paling Jumbo Ada di Pomalaa Sulawesi Tenggara

Berdasarkan catatan transaksi penjualan yang nilainya lebih dari 10 persen dari penjualan bersih dengan status relasi pihak ketiga yang paling cuan adalah PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel.

Namun sayangnya tren laba bersih MDKA turun drastis hingga 95 persen. Jadi yang tadinya laba bersih tembus US$70,25 juta.

Pada periode terakhir ini malah terjun bebas hingga US$ 3,88 juta. Lantas, apa penyebab torehan profit PT Merdeka Copper Gold Tbk bisa sejomplang itu?

Baca Juga: Perdagangan Sahamnya Disuspensi Sementara, Laba Bersih PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) Mengalami Kemerosotan

Rupanya cuan perusahaan tersebut terkikis banyak karena adanya beban pokok pendapatan yang menggemuk.

Jika tahun 2022 pada kuartal III, emiten emas ini hanya keluar dana US$ 481 juta saja, seiring naik pendapatan ternyata naik pula beban pengeluaran hingga US$1,05 miliar.

Terungkap pula dominasi biaya yang menyedot dana terbesar berasal dari biaya pengolahan sebesar US$979 miliar. Padahal sebelumnya beban tersebut hanya mencapai US$ 280 juta.

Baca Juga: Kebagian Rp17,38 M dari Program Dagang Karbon, Desa di Mahakam Ulu Kalimantan Timur Ini Siap Ikut Turunkan Emisi, tapi Tersendat karena…

Ditambah lagi masih ada beban biaya pertambangan MDKA sebesar US$ 90 juta dan sejumlah pengeluaran lainnya.

Belum lagi sederetan setoran royalti kepada pemerintah US$ 17,92 juta, tunggakan pajak yang tercatat mencapai US$ 8,35 juta.

Meski begitu, tampak tren utang pajak PT Merdeka Copper Gold Tbk pun berkurang drastis dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 33,72 juta.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]