

inNalar.com – Dalam aktivitas latihan pengencangan otot rangka atau latihan beban.
Terkadang para pemula sering melakukan kesalahan yang dapat menghambat hasil yang diinginkan.
Melalui kanal youtubenya Ade Rai menjelaskan beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dan bagaimana menghindarinya untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah menganggap bahwa keberhasilan latihan ditentukan oleh seberapa lelah atau capeknya kita setelah melakukannya.
Kedua, banyak orang berpikir bahwa merasa sakit setelah latihan adalah tanda keberhasilan dalam membangun massa otot. Namun, rasa sakit atau kekakuan tidak selalu menandakan keberhasilan latihan.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah melakukan latihan dengan intensitas rendah atau tidak cukup menantang.
Gerakan yang tepat dan memberikan stres yang optimal pada otot yang ditargetkan adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan otot yang optimal.
Kemudian, jika beban latihan terlalu ringan atau tidak ditingkatkan secara progresif, otot akan sulit untuk berkembang.
Penting untuk menghindari adaptasi otot dengan mengubah beban latihan secara teratur.
Prinsip overload progresif diterapkan dengan menambah beban latihan secara bertahap untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Baca Juga: Tips Olahan Daging Sapi Spesial Hari Raya Idul Adha 2023: Goulash Daging Sapi
Kesalahan berikutnya menurut Ade Rai adalah terlalu banyak variasi gerakan dalam latihan dapat menghambat pertumbuhan otot.
Lebih baik fokus pada gerakan dasar yang memungkinkan penggunaan beban yang lebih berat dengan teknik yang tepat dalam latihan beban.
Kesalahan berikutnya mengabaikan pemanasan dan pendinginan padahal keduanya sangat penting. Jadi, pastikan untuk meluangkan waktu untuk pemanasan dan pendinginan yang tepat.
Lalu, kurang istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup adalah bagian penting dalam proses pemulihan dan pertumbuhan otot.
Berikan waktu bagi tubuh Anda untuk pulih antara sesi latihan dan pastikan untuk mendapatkan tidur yang cukup.***(Muhammad Tri Putra Agustino)