Pemekaran dari Kabupaten Bekasi, Wilayah 210 Km2 Ini Sukses Jadi Megapolitan dalam Waktu Singkat

inNalar.com – Wilayah Bekasi tercatat sebagai daerah yang banyak memberi informasi tentang keberadaan Tatar Sunda pada masa lampau.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya 4 prasasti yang dikenal dengan nama Prasasti Kebantenan di Bekasi.

Sejarah setelah tahun 1949, ditandai dengan aksi unjuk rasa sekitar 40.000 rakyat daerah tersebut pada tanggal 17 Februari 1950 di Alun-alun.

Baca Juga: Hati-hati, 4 Kebiasaan Ini Bisa Buat Hati Umat Islam Jadi Gelap Hati

Rakyat Bekasi mengajukan usul kepada Pemerintah Pusat agar Kabupaten Jatinegara diubah menjadi Kabupaten Bekasi.

Akhirnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 terbentuklah Kabupaten Bekasi.

Terbentuknya daerah ini terdiri dari 4 kewedanaan, 13 kecamatan, dan wilayah pelimpahan dari Kawedanan Jonggol.

Baca Juga: 4 Tanda Allah Mencintaimu, Umat Islam Wajib Tahu

Angka-angka tersebut secara simbolis diungkapkan dalam lambang Kabupaten Bekasi dengan motto “SWATANTRA WIBAWA MUKTI”.

Pada tahun 1960 Kantor Kabupaten Bekasi berpindah dari Jatinegara ke Kota Bekasi di Jalan Ir H. Juanda, Kota Bekasi.

Setelah itu, pada tahun 1982, saat bupati dijabat oleh Bapak H. Abdul Fatah Gedung Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi kembali dipindahkan.

Baca Juga: Bersyukurlah, 5 Tanda Ini Merupakan Waktu Allah Mengampuni Dosa Umatnya

Lokasi pemindahan tersebut berada di ke Jalan Ahmad Yani No.1, Kabupaten Bekasi.

Hal ini dilakukan karena perkembangan Bekasi yang sangat pesat sehingga bahkan dibentuk Kota Administratif Bekasi.

Kota Administratif Bekasi sendiri dibentuk pada tahun 1981 dari Kecamatan Bekasi.

Terbentuknya kota Bekasi dengan terdiri dari 16 kelurahan dan 8 desa.

Bersamaan dengan itu juga terdapat sebagian dari Kecamatan Tambun 2 kelurahan, serta sebagian dari 2 desa dengan 4 kecamatan yang terbagi ke 18 kelurahan dan 8 desa melalui Peraturan Pemerintah nomor 48 tahun 1981.

Peresmian Kota Administratif Bekasi dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 20 April 1982, dengan wali kota pertama dijabat oleh Bapak H. Soedjono dari tahun 1982 hingga 1988.

Kini, Kota Bekasi menjadi salah satu kota Megapolitan yang letaknya dekat dengan Ibu Kota Jakarta.***

 

Rekomendasi