

inNalar.com – Pelaksanana pembanguna gedung olahraga yang terletak di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan tidak selesai proses pengerjaannya.
Dari adanya pembangunan yang tidak selesai dan tidak sesuai dengan SOP hingga muncul sebuah kecurigaan mengenai pembangunan gedung olahraga yang terletak di Kalimantan Selatan.
Pembangunan gedung olahraga yang menyimpang dapat merugikan keuangan negara dengan jumlah yang besar.
Baca Juga: Mangkrak 3 Tahun, Pembangunan Jembatan Rp6 Miliar di Sulawesi Selatan Melewati Batas Kontrak
Kegiatan pembangunan gedung olahraga diduga adanya sebuah modus saat pembangunan berlangsung.
Modus tersbeut berupa adanya bukti jas ayang tukang yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung olahraga di Kabupaten Tapin Selatan tidak memiliki sertifikasi.
Tidak hanya itu keahlian dari para pekerja konstruksi yang digunakan juga tidak memiliki SOP saat melakukan pembangunan gedung olahraga.
Baca Juga: 3 Cara Taubat Terbaik Menurut Ustadz Adi Hidayat, Muslim Harus Tahu Soal Ini, Apa Saja?
Kerugian negara yang ditaksir akibat pembangunan gedung olahraga di Kalimantan Selatan sebesar Rp579 juta.
Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pelaksanaan gedung olahraga di Kecamatan Tapin Selatan disalahgunakan.
Sehingga pembangunan gedung olahraga yang berada di Kalimantan Selatan hingga rugikan negara tersebut tidak selesai sesuai dengan signifikan.
Diketahui anggaran yang digunakan untuk kegiatan proyek pembangunan gedung olahraga tersebut bersumber dari APBdes sebesar Rp500 juta.
Dari adanya penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan pribadi oleh oknum jahat tersebut membuat pelaksanaan pembangunan gedung olahraga tidak selesai.
Hal tersebut disebabkan adanya kekurangan anggaran yang digelontorkan untuk penyelesaian pembangunan gedung olahraga Kabupaten Tapin Kalimantan Kalimantan Selatan.
Tidak hanya itu pihak yang melakukan penyalahgunaan anggaran pembangunan gedung olahraga tersebut diketahui membeli sebidang tanah untuk keperluan pribadi.
Pembelian sebidang tanah untuk kepentingan pribadi terletak di kampung setempat Kabupaten Tapin Selatan.
Dari adanya penyalahgunaan anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan pembangunan tentunya juga berdampak pada pembangunan yang tidak selesai dan juga berdampak roboh.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi