

inNalar.com – Pembangunan smelter baru di Gresik, Jawa Timur menjadi salah satu proyek besar yang sedang dikerjakan.
Smelter baru yang ada di Gresik, Jawa Timur ini disebut dengan Smelter Manyar dengan lokasinya yang berada di Kecamatan Manyar.
Progres pembangunan pabrik tembaga atau smelter baru di Gresik, Jawa Timur diketahui telah mencapai persentase 75%.
Sampai saat ini dengan progresnya yang signifikan, Smelter Manyar di Jawa Timur ini ditargetkan selesai pada tahun 2024.
Apabila sudah berdiri dan beroperasi, Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur bakal menjadi pabrik tembaga terbesar di dunia.
Diketahui kapasitas pengolahan konsentrat tembaga dari Smelter Manyar di Gresik mencapai 2 juta ton per tahun.
Apabila ditambahkan dengan kapasitas milik PT. Smelting di Jawa Timur yang sudah beroperasi, maka kapasitas akan mencapai 3 juta ton per tahun.
Pembangunan Smelter Manyar, smelter baru di Jawa Timur ini berada di kawasan ava Integrated Industrial Estate atau JIIPE.
Pembangunan smelter baru di Kabupaten Gresik, Jawa Timur tersebut menghabiskan dana hingga Rp 45 triliun.
Baca Juga: Hasilkan 330 Ribu Ton Per Tahun!Ternyata Pabrik Semen Pertama di Indonesia Bukan di Gresik, Tapi di…
Smelter baru senilai Rp 45 triliun ini dibangun di kawasan JIIPE dengan luas lahannya mencapai 100 hektar.
Biaya Rp 45 triliun yang dikeluarkan digunakan untuk mendukung kelancaran pembangunan Smelter Manyar di Gresik.
Diketahui proses pembangunan tiang pancang di Smelter Manyar, Gresik telah selesai dengan persentase 100%.
Sedangkan untuk pekerjaan beton dan instalasi baja di smelter baru Jawa Timur ini masih mencapai 76% dan 36%.
Ditargetkan beroperasi pada tahun 2024, diketahui bahwa smelter baru di Jawa Timur akan menjadi proyek yang merugi.
Hal ini disebabkan kecilnya keuntungan dari bisnis smelter yang telah dibangun dengan dana mencapai Rp 45 triliun.
Diperkirakan bahwa dana investasi untuk smelter baru di Gresik, Jawa Timur baru akan kembali setelah 20 tahun beroperasi.***