Peluang Pasarnya Capai USD 11,19 Juta, Telkom Gercep Kembangkan Aset Hyperscale Data Center Telkom di Bekasi Jawa Barat

inNalar.com – Dalam rangka menangkap peluang prospektif bisnis data center di Indonesia yang digadang terus tumbuh hingga beberapa tahun ke depan.

PT Telkom Indonesia Tbk telah bergerak cepat membangun dan mengembangkan infrastruktur Hyperscale Data Center (HDC) di Bekasi, Jawa Barat.

Hal ini sejalan dengan gambaran peluang pasar pusat data yang disajikan oleh analisis Mordor Intelligence.

Baca Juga: Telkom dan Indosat Saling Rangkul Perkuat Eksosistem Internet Exchange, Bidik Potensi RI Jadi Data Center Hub ASEAN

Dari hasil analisa terkait tingkat pertumbuhan pusat data tahunan di Indonesia, market size untuk bisnis pusat data akan tumbuh 22,7 persen, setidaknya periode 2024 – 2029.

Artinya, Compound Annual Growth Rate (CAGR) perkembangan market size lima tahun ke depan di Indonesia bisa menembus hingga USD 11,19 juta.

Sebagai ancang-ancang menuju ambisi wujudkan RI sebagai pusat data center hub di kawasan Asia Tenggara, Telkom telah membangun beberapa Hyperscale Data Center di Cikarang sejak tahun 2021.

Baca Juga: Batal Dibangun, Proyek Pelabuhan Baru di Ambon Ini Terkendala Lokasi yang Berada di Pusat Titik Gempa, Anggarannya…

Bahkan groundbreaking pembangunan infrastrukturnya pun sudah dilakukan sejak 9 Juli 2020.

Hingga akhirnya bangunan pusat data tersebut berhasil berdiri megah di atas lahan seluas 65.000 meter persegi.

Adapun kapasitas maksimal Hyperscale Data Center di Bekasi ini bisa menampung 10.000 rak dengan kapasitas daya listriknya sekitar 75 megawatt.

Baca Juga: Mangkrak! Waterpark Megah di Jawa Timur Malah Terbengkalai Dan Dijual Rp17 Miliar, Tertarik Beli?

Tidak terhenti di situ saja, tahun 2023 Telkom menggelontorkan investasi sebesar Rp6 triliun guna mengembangkan fasilitas data center-nya.

Di antara aset eksisting yang dikembangkan oleh pihak perseroan ialah HDC di Cikarang hingga berhasil genggam sertifikasi tier 3 dan 4 bertaraf global.

Selain pengembangan aset HDC di Bekasi, Telkom juga mengembangkan pusat data center berskala besar di Sentul, Jawa Barat.

Baca Juga: Inter Milan Main Mata dengan Bomber Manchester United Usai Gagal Gaet Mehdi Taremi di Bursa Transfer Januari 2024

Selanjutnya pengembangan enterprise DC di Serpong dan Surabaya. Lalu Greenfield HDC di Batam juga masuk dalam agenda alokasi dana pengembangan tersebut.

Hal tersebut dilakukan oleh Telkom guna menggenjot kapasitas 400 Mega Watt (MW) di tahun 2030 nanti.

Untuk diketahui, sejauh ini kapasitas HDC yang dikembangkan perusahaan telekomunikasi Indonesia ini baru mencapai 44 MW.

Baca Juga: Sudah Jadi Omongan Elit Barcelona, Arthur Vermeeren Bisa Berkhianat ke Atletico Madrid di Bursa Transfer Kali Ini

Bahkan Telkom juga menggandeng Naver Cloud dan Cisco dalam rangka menguatkan fasilitas infrastruktur HDC di Bekasi.

Berkat kegigihan ekspansinya, pihak perusahaan berhasil memiliki 26 aset data center yang tersebar di seluruh Indonesia maupun yang ada di luar negeri.

Persebaran aset pusat data dari entitas PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) berada di Singapura, Hongkong, dan Timor Leste.

Baca Juga: Prediksi Atletico Madrid vs Sevilla di Perempatan Final Copa del Rey 2023-2024: Los Rojiblancos Bakal Menang Mudah?

Sebagai informasi tambahan, Telkom dan Indosat belum lama ini juga bekerja sama dalam memperkuat infrastruktur digitalisasi Indonesia.

Salah satu langkah besar yang dimainkan kedua perusahaan raksasa telekomunikasi ini adalah dengan memperkuat ekosistem Internet Exchange.***

Rekomendasi