

inNalar.com – Salah satu Proyek Pengembangan di Kalimantan Barat pelabuhan ini menjadi pelabuhan terbesar di Kalimantan.
Memiliki potensi yang cukup besar dengan luas perairan Kalimantan Barat yang mencapai Laut Cina Selatan dengan luas 26.000 km persegi.
Pembangunan proyek pelabuhan ini menelan dana sebesar Rp 2,9 T dan dapat memperkuat daya saing juga memperbaiki konektivitas antar daerah, antar pulau sampai antar negara.
Pelabuhan merupakan sebagai salah satu yang sangat penting bagi proses perdagangan antar pulau maupun antar negara.
Peran pelabuhan sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi maupun industri yang menjadi tempat perpindahan barang atau manusia dengan jumlah yang banyak.
Berpotensi sebagai komoditas untuk Kelapa Sawit, Bauksit, Karet, Kayu dan yang lain dari Kalimantan Barat atau daerah sekitar.
Pelabuhan ini bernama Pelabuhan Kijing atau dikenal dengan Terminal Kijing sebagai pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat.
Terletak pada Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Berdiri sudah sejak lama dan dibangun ulang oleh BUMN pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sejak 2016 lalu.
Pelabuhan Kijing juga mempunyai nama lain yaitu Pelabuhan Tanjungpura yang diambil dari nama kerajaan tertua di Kalimantan Barat, Kerajaan Tanjungpura.
Berjarak 92 km dari Kota Pontianak dengan jalan darat yang ditempuh sekitar 2 jam lebih.
Menggantikan peran Pelabuhan Pontianak yang terlalu kecil untuk bongkar muat kapal. Pelabuhan Kijing memiliki kapasitas dengan 500.000 TEUs dan tambahan 8 juta ton yang bermuatan non-peti kemas.
Pelabuhan ini diharapkan bisa terus berkembang. Dikutip dari kompas.com pelindo telah menyiapkan lahan seluas 2.000 sampai 3.000 hektar yang dapat digunakan menjadi kawasan industri.
Akan juga dibangun tol kedua di Kalimantan dengan jalur wilayah Pontianak menuju Pelabuhan Kijing.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi