

inNalar.com – Jika Anda akan melalui test SKB atau Seleksi Kompetensi Bidang di tes wawancara bidang formasi CPNS dosen, kemampuan memperkenalkan diri menjadi hal yang sangat penting.
Ini adalah peluang Anda untuk memberi kesan pertama yang mengesankan pada pihak penguji.
Ada kemungkinan banyak orang merasa cemas dan gemetar untuk memberi informasi tentang diri mereka, apalagi dengan orang baru atau asing.
Baca Juga: Tes Kompetensi Formasi Guru PPPK 2024 Tahap I, Begini Bocoran Kisi-Kisi Soalnya
Padahal, pengenalan diri yang baik dapat menjadi penentu awal kelancaran wawancara Anda.
Jadi, untuk memperoleh hasil maksimal saat wawancara, apa saja yang perlu disiapkan? Mari simak panduannya di bawah ini!
Salah satu hal penting dalam memperkenalkan diri adalah menyusun informasi Anda dengan rapi dan terstruktur.
Baca Juga: Peserta Harus Tahu! Inilah Deretan Aturan yang Wajib Diikuti Oleh Peseta Seleksi PPPK Tahap 1
Oleh karena itu saat memperkenalkan diri, mulailah dengan nama, latar belakang pendidikan, dan pengalaman profesional yang Anda miliki
Sebagai contoh, jika Anda memiliki gelar master di bidang komunikasi dan telah mengajar selama beberapa tahun, pastikan informasi ini disebutkan.
Hal ini dapat menjadi nilai tambah di mata penguji. Tidak hanya itu, tambahkan juga pengalaman penelitian atau publikasi Anda untuk memberi kesan profesional.
Baca Juga: Jelang Sidang KPLB Desember 2024, PNS Kriteria Ini Terima Kenaikan Pangkat
Langkah selanjutnya, motivasi Anda untuk menjadi dosen adalah aspek penting yang akan dinilai. Sampaikan alasan yang benar-benar mencerminkan semangat dan dedikasi Anda dalam mengajar dan meneliti.
Misalnya, Anda bisa menyebutkan bahwa menjadi dosen adalah panggilan hati untuk mencerdaskan generasi muda.
Ceritakan pula bagaimana peran dosen memungkinkan Anda berbagi ilmu sekaligus terus belajar. Jawaban seperti ini akan menunjukkan komitmen Anda terhadap profesi tersebut.
Sebelum wawancara, mempelajari profil universitas tempat Anda mendaftar akan sangat membantu. Hal ini menunjukkan bahwa Anda memiliki minat besar untuk bekerja di kampus tersebut.
Tahapan selanjutnya, sebutkan tujuan Anda untuk berkontribusi pada universitas, baik melalui pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.
Biasanya pihak penguji akan tertarik pada kandidat yang memiliki visi dan misi yang jelas untuk masa depan.
Sebagai contoh, Anda bisa menjelaskan bahwa Anda berencana melanjutkan studi doktoral untuk mendalami bidang yang Anda geluti.
Selain itu, jelaskan bagaimana langkah-langkah tersebut akan mendukung visi universitas.
Mempersiapkan diri dengan maksimal adalah kunci untuk menghadapi wawancara SKB. Teruslah berlatih agar Anda dapat berkomunikasi dan memperkenalkan diri Anda dengan baik di hadapan penguji.
Ingatlah, pengenalan diri adalah langkah awal untuk membangun kesan positif. Jadi, manfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk menunjukkan potensi terbaik Anda sebagai calon dosen. ***(Valencia Amadhea Christiyadi)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi