

InNalar.com – Pabrik beromzet triliunan di Tangerang, Banten terancam bangkrut total setelah pecat 1.860 karyawannya.
PT Panarub Industry atau yang lebih dikenal sebagai produsen sepatu Adidas dikabarkan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK besar-besaran.
PT Panarub Industry sendiri merupakan salah satu perusahaan produsen sepatu ternama seperti Adidas dan SPECS terkenal di Indonesia.
Namun kini sayangnya perusahaan tersebut terancam bangkrut total.
Pasalnya, PT Panarub Industry menjadi salah satu perusahaan di Indonesia yang melakukan PHK kepada sebagian para pekerjanya pada 2023.
Melansir dari berbagai sumber, perusahaan ini sudah melakukan PHK kepada 1.860 karyawan.
Pemecatan hampir 2000 orang karyawan itu juga sempat menemui polemik.
Sebab sempat beredar kabar bahwa perusahaan ini sempat melakukan eksploitasi maupun diskriminasi terhadap pegawainya.
Ada dugaan bahwa PT Panarub Industry selaku produsen Adidas melakukan PHK secara sepihak oleh Serikat Buruh Indonesia.
Namun rumor tersebut segera dibantah oleh Budiarto Tjandra selaku Direktur PT Panarub Industry.
Sang direktur mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan PHK sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) yang berlaku.
Selain itu, ia juga mengungkapkan telah memenuhi hak dari karyawannya yang menjadi korban PHK.
Salah satunya dengan memberikan upah sebesar 50 persen saat karyawannya dirumahkan kala Covid-19 sedang melanda di tahun 2020.
Hal ini juga dilakukan karena sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04/III/2020 Tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.
PT Panarub Industry selaku produsen Adidas juga terpaksa melakukan langkah ini karena terdampak krisis ekonomi global.
Ya, selain PT Panarub Industry terdapat perusahaan lain yang juga sempat melakukan PHK besar-besaran karena terdampak pandemi Covid-19 pada 2020-2022 lalu.***