

inNalar.com – Kota Emas, sebutan untuk distrik Tembagapura yang terletak di Kabupaten Mimika, Papua.
Mengapa bisa mendapat julukan demikian? Hal tersebut dikarenakan lokasi distrik Tembagapura yang berada di kawasan tambang emas dan tembaga.
Tambang emas dan tembaga yang ada di Papua ini telah dibangun sejak tahun 1973 dan mulai beroperasi pada tahun 1988 dan 1990.
Dilansir dari Youtube Jelajah Bumi, tambang emas yang ada di Papua dan mulai dibangun pada tahun 1990 dinamai dengan tambang erzberg.
Sedangkan tambang tembaga yang terletak di kawasan distrik Tembagapura dan dimulai pada 1988 adalah tambang grasberg.
Distrik Tembagapura yang juga dikenal sebagai Kota Emas merupakan bagian dari wilayah tersebut.
Lokasi Kota Emas di Papua tersebut berada di ketinggian kurang lebih 2.000 meter di atas permukaan laut.
Diketahui pula bahwa Kota Emas yang ada pada 2.000 mdpl ini juga berdampingan dengan pegunungan Jaya Wijaya.
Oleh karena itu, Kota Emas tidak hanya memiliki pemandangan yang indah dan sejuk, namun juga memiliki bangunan yang mewah hingga fasilitas yang lengkap.
Baca Juga: Ajaib! Desa di Gunungkidul Yogyakarta Ini Telat Disinari Matahari, Sehari Hanya 6 Jam Saja?
Sama seperti di kota-kota pada umumnya, distrik tersebut juga memiliki supermarket, restoran, bioskop, plaza, dan lain sebagainya.
Suhu dan udara di Tembagapura sangatlah sejuk, bahkan lebih dominan dingin karena suhunya berada pada kisaran 5-20 derajat celcius.
Kawasan tambang emas dan tembaga di Papua tersebut juga dikenal sebagai daerah dengan curah hujan yang tinggi.
Oleh karena itu, penduduk di wilayah tersebut sangat berkaitan erat dengan alat pelindung berupa payung.
Penduduk yang tinggal di Kota Emas, Papua sendiri perekonomiannya bersumber dari kegiatan pertambangan.
Namun diketahui bahwa pemerintah juga mengembangkan sektor pariwisata hingga peternakan dan pertanian di kawasan tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi