Pasca Jembatan Kaca The Geong di Banyumas Jawa Tengah Pecah, Kemenparekraf Dorong Uji Kelayakan Wisata

 

InNalar.com – Destinasi wisata Jembatan Kaca The Geong yang dulunya bisa menjadi spot berswa foto. Kini harus ditutup terlebih dahulu.

Pasalnya, Jembatan The Geong yang terletak di Kabupaten Banyumas ini pecah dan mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, dan 1 orang lainnya luka. Sementara, 2 lainnya masih terselamatkan.

Menurut Kapolrestas Banyumas dalam konferensi Pers, sebenarnya ada 11 orang yang sedang berkunjung ke jembatan kaca tersebut.

Baca Juga: Habiskan Dana capai Rp18,2 Miliar, Proyek Rekonstruksi Jalan di Nunukan Ini Malah Salah Alamat, Akibatnya…

Namun, 7 orang sudah lewat terlebih dahulu dan saat 4 orang ini berada di tengah jembatan, kacanya malah pecah.

Berdasarkan olah TKP bersama tim laboratorium forensik, ditemukan indikasi bahwa wisata tersebut menggunakan kaca bekas dan proses konstruksi yang tidak baik seperti pengelasan yang tidak simetris.

Selain itu, bahan kaca yang seharusnya berjenis laminated tempered dengan ketebalan 3,6 cm. Tetapi, malah menggunakan jenis tempered yang ketebalannya hanya 1,2 cm.

Baca Juga: Usai Rugikan Negara Rp5,9 M, Kekayaan Wakil Walikota Bukittinggi Sumatera Barat Ini Auto Kering, Tersisa…

Oleh sebab itu, ditemukan unsur kelalaian dari pengelola jembatan kaca The Geong tersebut.

Buntut adanya persitiwa ini, pihak Pemerintah Banyumas menutup pariwisata yang berpotensi mengakibatkan kejadian serupa.

Sementara itu, pasca kejadian di Jembatan The Geong pada 25 Oktober 2023 kemarin. Kemenparekraf juga turut merespon peristiwa tersebut.

Baca Juga: Sempat Molor di Tahun 2022, Pelabuhan Pendaratan Gesing di Gunungkidul Kini Hampir Rampung, Kapasitasnya…

Sandiaga Uno, selaku Menparekraf meminta para semua pihak wisata untuk mengevaluasi, khususnya dalam hal keselamatan dan keamanan.

Oleh sebab itu, Menparekraf mendorong secara penuh untuk melakukan uji kelayakan wisata Jembatan The Geong.

Tidak hanya wisata Jembatan Kaca The Geong yang harus dievaluasi. Tetapi juga, atraksi wisata serupa, terkhusus yang ada di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Bahkan, Sandiaga sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi sampai menelan korban jiwa. Sedangkan, ia juga akan terus memantau korban luka-luka yang sedang menjalni perawatan di rumah sakit.

Menparekraf ini sendiri menekankan pada seluruh para steakholder kepariwisataan agar terus bersinergi untuk memastikan pawa wisatawan terjamin keselamatan dan keamanannya.

Dimana, Sandiaga selaku Menparekraf mengajak seluruh pihak yang terkait dengan wisata untuk menerapkan Protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Suistainability).

Diketahui Jembatan Kaca The Geong tidak hanya ada di Kabupaten Banyumas tetapi juga di Kabupaten Tegal Jawa Tengah.

Dimana, di Kabupaten Banyumas terdapat 2 jembatan tepatnya, di Limpakuwus dan Baturaden. Sementara, Kabupaten Tegal beradi di Guci.

Ketiga jembatan keca tersebut ternyata milik pengelola yang sama. Hingga saat ini, ketiga jembatan tersebut sudah ditutup sementara.***

Rekomendasi