Pasca Jadi Gubernur di Sumatera Barat, Harta Kekayaan Mahyeldi Langsung Melejit Tembus Angka Rp7,5 Miliar

inNalar.com – H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. merupakan seorang mubalig dan politikus yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat.

Mahyeldi sendiri lahir pada tanggal 25 Desember 1966 dengan masa kecil di Nagari Gadut, Tilatang Kaman, Kab. Agam.

Pada masa kecilnya, ayahnya hanyalah seorang tukang becak dan buruh angkat di Pasar Atas, Bukit Tinggi.

Baca Juga: Video Lama Mahfud MD saat Jadi Ketua MK Kembali Jadi Sorotan, Tegas hingga Pernah Usir Gusti Randa

Sejak kecil ternyata Mahyedi sudah terbiasa bersekolah sambil bekerja untuk membantu orang tua.

Pendidikan terakhirnya sendiri di Universitas Andalas kemudian aktif sebagai mubalig di tengah-tengah masyarakat.

Mahyeldi mengawali karir sebagai anggota DPRD Sumatera Barat. Ia dicalonkan oleh PKS pada pemilu legislatif tahun 2004 kala itu.

Baca Juga: Tak Dapat Dukungan Internasional, Banyak Pihak Kecam Serangan Israel Terhadap Rumah Sakit di Gaza

Kemudian naik pangkat menjadi Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat pada periode 2004-2009.

Selanjutnya, karir tersebut terus melesat menjadi Wakil Wali Kota Padang pada tahun 2009-2014.

Lalu ia berhasil terpilih sebagai Wali Kota Padang dengan periode 2014-2021.

Baca Juga: Intip Keindahan Desa Wisata Tirta Agung di Bondowoso Jawa Timur: Ada Cafe Apung hingga Tempat Camping!

Setelah itu, sejak tanggal 25 Februari 2021, ia mulai menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat dengan wakilnya Audy Joinaldy.

Mahyeldi Ansharullah yang saat ini sudah menjabat menjadi gubernur pun mulai disorot harta kekayaannya.

Melansir dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), saat ia masih menjabat sebagai Wali Kota Padang tahun 2020, kekayaannya hanya mencapai Rp2,5 miliar saja.

Kemudian, pada tahun 2021 harta Mahyeldi mengalami peningkatan yang cukup pesat hingga dua kali lipat.

Harta kekayaan pada tahun 2021 tersebut tercatat hingga Rp5,3 miliar.

Sementara itu, laporan harta kekayaannya di tahun 2022 mencapai angka paling tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp7,5 miliar.

Diketahui, harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp4,8 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp367,4 juta, harta bergerak lainnya Rp392,6 juta, serta kas dan setara kas Rp2,5 triliun.

Jika ditotal, keseluruhan harta tersebut sebenarnya mencapai Rp8,12 miliar menurut laporan LHKPN.

Hanya saja, masih terpotong dengan hutangnya senilai Rp564 juta lebih sehingga harta kekayaan akhir milik Mahyeldi selaku Gubernur Sumatera Barat mencapai Rp7,5 miliar.***

 

Rekomendasi