Pasca Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat, 14 Kecamatan di Agam Diguyur Hujan Abu dan Batu, Kondisinya…

inNalar.com – Gunung Marapi, Sumatera Barat telah mengalami erupsi pada Minggu, 3 Desember 2023 lalu.

BPBD Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat setidaknya terdapat 14 dari 16 kecamatan di daerah ini telah terdampak hujan abu dan batu.

Setidaknya terdapat 4 kecamatan dimana warga terdekat dengan Gunung Marapi masih bertahan di rumah-rumah mereka pasca erupsi.

Akan tetapi, mereka telah disarankan untuk tidak keluar rumah dan memakai masker.

Baca Juga: Fantastis! Menteri Perhubungan Ternyata Terima Tunjangan Kinerja Segini sampai Bisa Tumpuk Kekayaan Miliaran

Hal ini sangat penting agar tidak terkena ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

Melansir dari Antara, berikut merupakan 14 kecamatan yang terdampak hujan abu dan batu.

Sebanyak 4 kecamatan terdampak hujan batu yakni:

  • Kecamatan Canduang
  • Kecamatan Sungai Pua
  • Kecamatan Malalak
  • Kecamatan Ampek Angkek

Baca Juga: Makan Biaya Rp1,47 Triliun, Progres Konstruksi Bendungan Mbay di Nagekeo NTT Capai 27 Persen, Sempat Tersendat 1 Tahun karena…

Kemudian berikut merupakan 10 kecamatan yang tedampak hujan abu:

  • Kecamatan Baso
  • Kecamatan Banuhampu
  • Kecamatan Tanjung Raya
  • Kecamatan Tilatang Kamang
  • Kecamatan Lubuk Basung
  • Kecamatan Matur
  • Kecamatan Ampek Koto
  • Kecamatan Tanjung Mutiara
  • Kecamatan Kamang Magek
  • Kecamatan Palembayan

Baca Juga: Dari Masa ke Masa, Inilah Kenaikan Gaji PNS Sejak Era Presiden Soeharto hingga Jokowi, Siapa Terbanyak?

Sedangkan untuk Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Palupuh tidak terdampak erupsi Gurung Marapi.

BPBD Kabupaten Agam juga telah melakukan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, TWA Gunung Api Marapi, pihak desa, hingga pihak kecamatan.

BPBD Kabupaten Agam juga berharap agar para pendaki dapat turun dengan selamat.

Seorang warga Agam, Asep yang tinggal di Lubuk Basung mengatakan bahwa hujan abu di daerahnya terjadi sejak pukul 16.59 WIB.

Baca Juga: Dibagi Sampai 17 Kelas, Tunjangan PNS BPK Ternyata Tertinggi di Indonesia, Kalahkan Kementerian Sultan?

Ia mengaku kesulitan mengendarai sepeda motor karena partikel abu masuk ke mata dan menyebabkan rasa perih.

Tidak hanya itu, sepanjang perjalanan di kecamatan ini kondisinya juga dipenuhi dengan abu.

Saat ini sendiri Gunung Marapi berada dalam Status Level II atau Waspada.

Masyarakat setempat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dengan radius 3 km dari kawah/puncaknya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]