

inNalar.com – Pada Desember 2023, PT Tunas Alfin Tbk sebuah perusahaan kemasan produk menandatangani perjanjian dengan CMSA.
Kesepakatan antara PT Tunas Alfin Tbk dan CMSA merupakan perjanjian sewa peralatan instalasi PLTS senilai Rp29,54 Miliar.
Instalasi PLTS tersebut berkapasitas 1.052,825 kWp dan dipasangkan ke pabrik PT Tunas Alfin Tbk di Banten.
Disebutkan dalam perjanjian tersebut bahwa CMSA yang menangani instalasi dan konstruksi PLTS tersebut.
Kendati demikian, perangkat instalasi PLTS tersebut memiliki jangka waktu selama 20 tahun.
Jadi, saat kontrak berakhir maka CMSA dapat mengambil alih pembangkit tersebut.
Baca Juga: Menghabiskan Biaya Rp1,6 Triliun, Flyover di Surabaya Ini Disebut ‘Prematur’, Apa Masalahnya?
Melakukan kesepakatan pembangunan instalasi PLTS, diketahui jumlah utang PT Tunas Alfin Tbk semakin berkurang.
Pada triwulan III 2023, jumlah utang korporasi ini mengalami penurunan yang signifikan.
Jika dibandingkan dengan tahun 2022 pada periode yang sama, besaran utang perseroan turun Rp87,2 miliar.
Bersumber dari laporan keuangan resminya di IDX, diketahui bahwa jumlah utang jangka pendek perusahan ini sebesar Rp263 miliar.
Sementara itu, jumlah utang jangka panjangnya sebesar Rp260,4 miliar.
Jadi secara keseluruhan, besaran utang perusahaan ini mencapai Rp523,6 miliar.
Dari angka tersebut, maka diketahui bahwa jumlah utang perusahaan ini berkurang.
Pada tahun lalu di periode yang sama, jumlah utang PT Tunas Alfin Tbk mencapai Rp610,8 miliar. ***