Panjangnya 140,9 Km, Tol Trans Sumatera di Provinsi Lampung Ini Gunakan Teknologi Canggih WIM, Apa itu?

inNalar.com – Mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera penghubung Provinsi Lampung sampai dengan Aceh ini semakin menunjukkan kemajuan pesat.

Terbukti, ada 12 ruas tol Trans Sumatera yang telah rampung pengerjaannya, salah satu di antaranya berada di Provinsi Lampung, yakni ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar.

Secara keseluruhan, total ruas tol Trans Sumatera yang telah beroperasi dari ruas tol Bakauheni di Provinsi Lampung hingga menembus tol Bangkinang di Provinsi Riau panjangnya 738,46 kilo meter.

Adapun, khusus ruas tol yang berada di Provinsi Lampung, yakni ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar panjangnya sekitar 140,9 kilo meter.

Baca Juga: Jalan Tol Senilai Rp 24,11 Triliun Ini Bakal Pangkas Jarak Palembang ke Prabumulih, Mulanya 3 Jam Jadi 1 Jam?

Lebih dalam dari itu, ruas tol yang membentang di sepanjang Provinsi Lampung ini rupanya menerapkan teknologi khusus.

Dilansir dari laman pu.go.id, terdapat pemasangan teknologi khusus pada gerbang tol yang ada di Bakauheni Selatan, yaitu teknologi mesin Weight in Motion (WIM).

Weight in Motion merupakan sebuah alat yang digunakan khusus untuk mengidentifikasi adanya Over Dimension dan Over Load pada kendaraan yang melintasi jalan tol tersebut.

Maka dari itu, apabila terdapat kendaraan yang diketahui memiliki dimensi atau tinggi, lebar, dan panjang kendaraan yang melebihi batas ketentuan, maka akan ada sanksi khusus.

Pasalnya, over dimension pada kendaraan dapat menimbulkan resiko merusak jalan dan menyebabkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya di ruas tol tersebut.

Hal tersebut juga berlaku kepada kendaraan yang memiliki muatan yang melebihi batasan yang diizinkan.

Baca Juga: Telan Rp 408,15 M Pugar Bandara Termegah Lampung, Bandara Internasional Radin Inten II Terancam ‘Turun Kasta’?

Kendaraan yang memiliki kelebihan muatan atau over load, dapat menimbulkan adanya gangguan keseimbangan dan kendali kendaraan itu sendiri.

Penggunaan teknologi Weight in Motion ini bertujuan untuk mengurangi adanya resiko kecelakaan lalu-lintas di ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar ini.

Sebagai informasi, Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi besar diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 8 Maret 2019 di Lampung Selatan.

Salah satu bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang satu ini merupakan infrastruktur yang paling awal diresmikan dan beroperasi di Pulau Sumatera.

Adapun target akhir dari pengerjaan infrastruktur yang membentang dari Provinsi Lampung hingga Aceh ditargetkan dapat rampung di tahun 2024.***

Baca Juga: Panjangnya 68 Km! Kalimantan akan Miliki Jalan Tol Kedua yang Hubungkan Pelabuhan Internasional dengan Kalbar

 

Rekomendasi