Panjangnya 130,6 Km, Jalan Tol Terluar di Aceh Gagal Selesaikan Target Proyek Pada Akhir 2021, Akhirnya…

inNalar.com – Pembangunan infrastuktur di berbagai daerah luar Pulau Jawa terus dilancarkan hingga sekarang, termasuk di Sumatera Utara.

Salah satu proyek di Sumatera Utara yang hingga kini terus dikebut pengerjaannya adalah Jalan Tol Binjai-Langsa.

Proyek jalan tol di Sumatera Utara termasuk ke dalam bagian Jalan Tol Trans Sumatera.

Baca Juga: Fenomena Sosial Terbaru di Korea, Anak Muda disana Lebih Senang Menjadi Pengangguran Daripada Bekerja

Dan salah satu proyek jalan tol di Sumatera Utara tersebut letaknya berada di ujung atau terluar dari Provinsi Aceh.

Rencananya, proyek jalan tol penghubung Provinsi Sumatera Utara dan ACeh tersebut bakal dibangun sepanjang 130,6 kilometer.

Tol tersebut bakal menghubungkan Kota Langsa dan Kota Binjai yang letaknya berada di Aceh dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Panjangnya 50,8 M, Jembatan Cikreteg peninggalan Belanda Ini Siap Sambungkan Bogor dan Sukabumi Jawa Barat

Diketahui, pada bulan Juni 2020 lalu, proyek jalan tol di Aceh dan Sumatera Utara tersebut telah memasuki tahap pematokan lahan.

Direncanakan, proyek tol penghubung Provinsi Aceh dan Sumatera Utara tersebut bakal memiliki 5 seksi yang berbeda.

Yang mana di tahap awal pembangunan jalan tol di Aceh dan Sumatera Utara tersebut bakal mencakup Seksi 2, Binjai-Stabat.

Baca Juga: Inilah 5 Tumbuhan Langka Dunia yang Wajib dilestarikan, Habitatnya Kebanyakan Ada di Indonesia Loh!

Dan diketahui di tahap awal pembangunan tol tersebut bakal dibangun sepanjang 11,8 kilometer.

Awalnya, proyek tahap awal pembangunan tol di Aceh dan Sumatera Utara tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

Namun, karena beberapa hal proyek pengerjaan awal jalan tol Binjai-Lansa di Sumatera Utara selesaidi awal februari 2022.

Setelah selesai dibangun, proyek pembangunan tol di Sumatera Utara dan Aceh tersebut, disusul dengan pembangunan seksi keduannya dan seterusnya.

Dari laman web pu.go.id, proyek jalan tol di Sumatera Utara dan Aceh tersebut memakan waktu konsesi selama 45 tahun.

Dari laman yang sama pula, proyek jembatan di Sumatera Utara dan ACeh tersebut masuk ke dalam proyek silicted.***

 

 

Rekomendasi