

inNalar.com – Pulau Papua, seringkali menjadi perbincangan publik karena kekayaan alamnya.
Pulau eksotis yang banyak ditumbuhi pepohonan tersebut terkenal dengan keanekaragaman hayatinya.
Papua mulai terkenal dan mulai maju ketika Indonesia dipimpin oleh Presiden Joko Widodo yang seringkali melakukan blusukan ke sana.
Pulau Papua memang terbilang sangat kaya akan sumber daya alamnyanya, lihat saja tambang emas terbesar di dunia saat ini masih berada di sana.
Beberapa tahun yang lalu, ditemukan sebuah bangunan tembok besar yang cukup misterius di dasar laut Papua.
Alhasil, tembok yang sempat viral di media sosial tersebut dinamai sebagai ‘Tembok Jayapura’.
Baca Juga: Berusia 179 Tahun, Benteng Van Den Bosch Jadi Saksi Pertahanan Belanda Kuasai Kabupaten Ngawi
Bangunan yang terletak di dasar laut tersebut mirip sekali dengan benteng raksasa yang panjangnya sendiri diketahui sepanjang 110 Kilometer.
Adapun tinggi dari tembok raksasa di dasar laut Papua tersebut diketahui setinggi gunung, dengan tinggi 1.860 meter, dan lebar 2.700 meter.
Diklaim, bahwasannya tinggi dari bangunan tembok raksasa yang penuh misteri tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan gedung tertinggi saat ini.
Baca Juga: Terbentuk 22 Tahun Lalu, Desa Indah di Kalimantan Barat Ini Jadi Titik Krusial Negara Indonesia
Jika dibayangkan, manusia zaman sekarang tentu belum mampu membangun tembok setinggi itu.
Dikutip dari laman YouTube @Jelajah_Bumi, menurut sejumlah pakar, keberadaan tembok misteri di dasar laut Papua tersebut memang benar-benar ada.
Kemungkinan besar, tembok tersebut dibangun pada masa peradabadan masa lalu yang orang-orangnya sangat kuat.
Penduduknya disebut bangsa antara, yang mana orang-orangnya memiliki ciri khas fisik yang kuat, kulit hitam, dan bekerja keras.
Diduga, merekalah yang membangun bangunan mirip benteng yang sekarang berada di bawah laut Papua tersebut.
Atau, ada kemungkinan besar juga jika tembok misterius tersebut merupakan bekas peradaban yang hilang, yakni Benua Atlantis.
Berdasarkan penelitian sejumlah pakar sejarah, keberadaan Benua Atlantis yang dulunya hilang itu memang kemungkinan besar ada di Indonesia.
Jika diruntutkan, sejumlah peradaban dan kebiasaan masyarakat Atlantis dengan masyarakat hampir sama, yakni bercocok tanam atau pertanian.
Kemudian, musim yang ada di Benua Atlantis juga sama dengan musim yang ada di Indonesia yakni dua musim, musim hujan dan musim kemarau.
Jika benar Atlantis ada di Indonesia, kemungkinan besar tembok raksasa yang ada di dasar laut Papua tersebut merupakan bangunan yang telah dibangun pada saat itu.***