

inNalar.com – Tidak hanya jalan Sitinjau Lauik, ternyata di Sumatera Barat (sumbar) terdapat jalan lain yang disebut dengan jalan ekstrem.
Jalan tersebut yakni kelok 44 atau Kelok Ampek Puluh Ampek yang berada di kabupaten Agam.
Menariknya, jalan tersebut juga dikatakan sebagai jalan terindah.
Pasalnya selama melintas di jalan ekstrem yang panjangnya mencapai 7,2 km tersebut, orang-orang akan melihat persawahan terasering, pancuran air yang bertingkat, hingga hijaunya pemandangan bukit barisan.
Sementara itu, jalan ini juga menjadi jalur penghubung menuju ke Danau Maninjau yang ada di Sumatera Barat.
Bahkan para wisatawan juga biasa datang kemari pada saat sunrise dan sunset, karena pemandangan yang disuguhkan cukup instagramable di daerah danau Maninjau.
Baca Juga: 58 km dari Bogor, 1,79 Juta Ton Emas Tersembunyi Dalam Gunung 1.261 Mdpl Ditemukan di Jawa Barat
Ditambah lagi, area di jalan tersebut juga jadi habitat para kera-kera jinak, sehingga menambah eksotis pemandangan yang ada.
Sebab itulah jalan ini mampu disebut sebagai jalan terindah yang ada di Sumbar, walau jalurnya cukup berbahaya.
Disebut sebagai kelok 44, hal ini juga dikarenakan jalur yang berada di Sumatera Barat ini memiliki kelokan yang jumlahnya mencapai 44.
Baca Juga: Habiskan Rp38,3 Miliar, Pembangunan Remedial Waduk di Tegal Ini Disebut ‘Proyek Siluman’
Sedangkan sebutan jalan ekstrem ini juga bisa muncul karena kelokan di jalur tersebut cukuplah tajam, bisa mencapai sudut 45 derajat.
Belum lagi di jalur tersebut juga ada tanjakan atau turunan yang curam, sehingga pengemudi membutuhkan konsentrasi yang tinggi.
Karena jalurnya berada di pegunungan, terkadang jalan yang berada di kabupaten Agam ini juga akan didatangi kabut dan hujan, sehingga resiko kecelakaannya juga cukup tinggi.
Walau begitu, ternyata jalanan ini cukuplah menyimpan sejarah bagi masyarakat Sumatera Barat.
Sebab jalan ekstrem ini telah menjadi saksi bisu pada saat terjadinya perang antara masyarakat Sumatera Barat dengan Belanda pada tahun 1949.
Ditambah, jalan tersebut juga membuat banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak.
Itulah jalan terindah yang sekaligus disebut dengan jalan ekstrem, karena memiliki tingkat resiko kecelakaan yang tinggi di daerah kabupaten Agam.
***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi