Pangkas Waktu Jadi 3 Menit, Jembatan di Sulawesi Tenggara Habiskan Rp800 Miliar Dana APBN, Beroperasi Tahun…

inNalar.com – Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan, dengan begitu tentunya jembatan merupakan infrastruktur yang sangat penting.

Seperti halnya di Sulawesi Tenggara, karena Kota Kendari merupakan sebuah daerah yang dikelilingi oleh Teluk Kendari.

Sebab itulah daerah tersebut pastinya memerulukan infrastruktur jalur penghubung agar dapat terhubung dengan Kota Lama dengan sisi Pulau Bungkutoko.

Baca Juga: Bayern Munchen Bakal Tikung Manchester United dalam Perburuan Gaet Denzel Dumfries dari Inter Milan di Bursa Transfer 2024

Perlu diketahui, dengan adanya infrastruktur jalur penghubung tersebut, pastinya perputaran perekonomian masyarakat sekitar akan semakin meningkat.

Pasalnya sebelum adanya infrastruktur jalur penghubung tersebut, masyarakat sekitar harus menggunakan kapal agar dapat melintas di Teluk Kendari.

Selain harus menggunakan kapal, waktu tempuh yang diperlukan juga cukup lama, karena membutuhkan sekitar 30-35 menit.

Baca Juga: Ketiban Bea Keluar Rp4,85 Triliun, Freeport Minta Keringanan Usai Progres Smelter Tembaga di Gresik Jawa Timur Capai Segini

Sedangkan saat adanya jalur penghubung ini, maka masyarakat sekitar hanya membutuhkan waktu sekitar 3-5 menit.

Dikerjakan sejak tahun 2015, pembangunan jalur penghubung ini dilakukan melalui kontrak pengerjaan tahun jamak selama 5 tahun.

Setelah dikerjakan selama 5 tahun, akhirnya pada bulan Oktober 2020 pengerjaannya telah selesai dan diresmikan oleh presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Proyek Flyover Rp227 Miliar di Jatim Ini Dikebut Guna Raibkan Perlintasan Sebidang pada Jalur Ganda Mojokerto-Sepanjang

Sekedar informasi, jalur penghubung ini sebenarnya juga merupakan salah satu dari jembatan terpanjang di Indonesia.

Bagaimana tidak, jalur penghubung yang melintas di Teluk Kendari ini saja panjangnya mencapai 1.348 meter atau 1,348 km.

Bahkan pemerintah sampai menggunakan dana yang cukup banyak dari APBN.

Baca Juga: Gara-gara Pemain Ini, Barcelona Bisa Segera Tukar Jules Kounde dengan Uang di Jendela Bursa Transfer 2024

Dilansir InNalar.com dari Bappeda Pemprov Kaltim, anggaran yang dihabiskan untuk membangun jalur penghubung di provinsi Sulawesi Tenggara dari dana APBN yaitu sebanyak Rp800 miliar.

Sementara itu kontraktor yang mengerjakan jalur penghubung ini yaitu konsorsium PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero).

Usai diresmikan pada Oktober 2020, terdapat pula masa pemeliharaan selama 3 tahun.

Baca Juga: Kerap Dinilai Gagal, Menteri Pertanian Sebut Proyek ‘Food Estate‘ yang Digagas Presiden Jokowi Berjalan Baik Sesuai Target, Mana Saja?

Adapun nama dari jalur penghubung yang berada di Kota Kendari ini adalah jembatan Teluk Kendari. ***

 

Rekomendasi