inNalar.com – Kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso kini semakin menarik untuk diikuti setelah kembali mencuat lewat film Ice Cold yang tayang di Netflix beberapa waktu lalu.
Berbagai podcast pun hadir menyuguhkan wawancara bersama narasumber yang terlibat selama persidangan kasus yang menimpa Jessica Wongso itu.
Saat ini kembali hadir Prof. Edward Omar Sharif Hiariej atau yang lebih dikenal dengan Prof Eddy melalui channel YouTube “Close the Door” bersama Deddy Corbuzier.
Lebih lanjut, Prof Eddy mengungkapkan telah melihat dahulu beberapa fakta terkait seperti 9 CCTV, keterangan saksi dan 30 hard evidence (mesin pembuat kopi, gelas dll).
Di samping itu, ia memahami dalam kasus sianida ini tidak terdapat bukti langsung (direct evidence). Namun adanya 6 bukti lainnya yang dianggap sah di mata hukum.
Ia menjelaskan bahwa 30 hard evidence ini yang membuat bukti itu menjadi terang bahwa Jessica Wongso adalah pelaku meskipun tidak ada saksi mata.
“Berdasarkan keterangan Prof. Rony Nitibaskara, orang seperti Jessica Wongso kita menggunakan lie detector secanggih apapun tidak akan terbukti,” jelas Prof Eddy
Menurutnya, ini adalah kesempatan untuk meluruskan kepada publik seperti dikatakan tidak adanya sianida, tidak dilakukan otopsi dan berbagai kejanggalan lain.
Prof Eddy mengungkapkan “diambil sampel dari lambung, empedu, hati, kalau bukan otopsi apa namanya.”
Diketahui, pada waktu itu memang tidak diambil sampel secara keseluruhan mulai dari otak dan sebagainya. Ini dikarenakan dari awal sudah terbukti.
Di sisi lain, ia juga menjelaskan sebelumnya Jessica mempunyai 14 catatan kepolisian di Australia dan ia bekerja di perusahaan farmasi.
Kemudian, Prof Eddy mengungkapkan adanya pengujian yang telah dilakukan oleh I Made Agus Gelgel dan Nur Samran di tempat berbeda memiliki hasil sama.
Kedua pengujian itu bisa menunjukkan pemberian sianida pada ice coffee antara jam 16.29 sampai 16.45.
Pada saat itu tidak ada yang menguasai atau berada dekat dengan minuman itu kecuali Jessica Wongso.
Sehingga ia meyakini bahwa Jessica Wongso adalah pembunuh dalam kasus kopi sianida ini. Setelah video podcast itu diunggah berbagai komentar netizen pun membanjiri tayangan ini untuk merespon hasil pembicaraan itu.
“Kalau dari orang ini dan bapaknya Mirna itu cuma muter-muter dan ujungnya cuma pakai keyakinan mereka,” tulis akun @akutempur1077
“Terima kasih om Ded sudah mengundang beliau, saya menjadi semakin yakin dan percaya terhadap pernyataan Dr. Djaja,” kata @immanuelsky4982
“Entah lah, apakah masyarakat masih bisa percaya pada kepolisian dan hukum di indonesia?” ungkap @mnf933
Walaupun Jessica Wongso sudah ditetapkan bersalah 7 tahun yang lalu. Namun, publik hingga kini masih bertanya-tanya akan kebenaran kasus ini supaya segera terungkap.***