Pakai APBN Rp 80 Miliar, Bangunan Megah di Kawasan KSPN Banten Ini Malah Terbengkalai Usai Dibangun

inNalar.com – Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) adalah wilayah di Indonesia yang memiliki potensi wisata dan penting untuk pertumbuhan sektor pariwisata. 

Sebagai usaha pemerintah dalam mengembangkan pariwisata sebagai sektor ekonomi utama, tujuan KSPN adalah meningkatkan daya tarik destinasi wisata.

Oleh karena itu, pemerintah membangun beberapa bangunan sebagai fasilitas yang menunjang pengembangan KSPN.

Baca Juga: Pengen Pisah dari Jawa Timur? Madura Bersiap Lakukan Pemekaran Wilayah, Tapi Faktor Kabupaten Jadi Penghalang

Namun, salah satu bangunan KSPN yang berada di daerah Banten ternyata terbengkalai setelah menghabiskan anggaran miliaran Rupiah.

Padahal, bangunan ini rencananya digunakan untuk menunjang pariwisata Tanjung Lesung yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, anggaran diperkirakan mencapai 80 miliar pada masa pembangunan di tahun 2016 dan 2018.

Baca Juga: 30 Km dari Payakumbuh, Jembatan Layang Terindah se-Indonesia Ternyata Ada di Tengah Hutan Sumatera Barat!

Berlokasi di Kampung Cikadu Indah, Pandeglang, Banten, kawasan ini mencangkup bangunan-bangunan megah untuk membantu sektor wisata setempat.

Akan tetapi, usai pembangunanya selesai, bangunan tersebut tidak difungsikan dengan benar sehingga terbengkalai.

Kini, kawasan telah dipenuhi oleh bangunan-bangunan megah yang rusak, seakan-akan sudah menjadi sarang bagi makhluk dunia lain.

Baca Juga: Wacana Pemekaran Wilayah Sumatera: Muncul Provinsi Baru, Jambi Bakal Pecah hingga Punya Formasi Baru?

Terlantarnya bangunan KSPN tersebut diduga karena belum mendapatkan pengelola yang jelas, sehingga dibiarkan begitu saja.

Alasan lain juga menyebutkan bahwa terbatasnya anggaran untuk memelihara fasilitas menjadi faktor pengelolaan terhenti begitu saja.

Hal ini sangat disayangkan mengingat Tanjung Lesung menjadi destinasi terbaik pantai Jawa Barat yang bisa mendongkrak ekonomi dari sektor pariwisata.

Sehingga, diharapkan beberapa wilayah sekitarnya dapat ‘tertular’ dampak wisata dan meningkatkan perekonomian daerah menjadi lebih baik.

Pembangunan KSPN ini dinilai sia-sia dan terlalu menghamburkan uang karena menghabiskan dana APBN yang tidak sedikit.

Tanjung Lesung sendiri menjadi potensi wisata yang memiliki daya saing kuat, namun kawasan ini masih memiliki keterbatasan aksesibilitas.***

Rekomendasi