

inNalar.com – Leicester City harus mengalami nasib pahit setelah terdegradasi dari Liga Inggris pada hari terakhir musim ini.
Klub yang pernah menjuarai liga tertinggi Inggris pada tahun 2016 dan Piala FA pada tahun 2021 itu menjadi tim kedua dalam sejarah Liga Inggris yang terdegradasi setelah menjadi juara.
Kepergian Leicester dari Liga Inggris juga berdampak pada kepergian tujuh pemain senior mereka yang kontraknya habis pada akhir Juni ini.
Baca Juga: Hati-Hati Berucap ini Tanpa Sadar! Ustadz Khalid Basalamah Sebut Bisa Berujung ke Siksaan Pedih
Mereka adalah Ryan Bertrand, Caglar Soyuncu, Youri Tielemans, Daniel Amartey, Papy Mendy, Tete, dan Ayoze Perez.
Tielemans dan Soyuncu adalah dua pemain kunci yang memutuskan untuk meninggalkan Leicester setelah memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan klub tersebut.
Tielemans merupakan gelandang andalan yang mencetak gol kemenangan di final Piala FA melawan Chelsea tahun lalu.
Baca Juga: Gita Savitri Aktif Meracik Skincare Sendiri, Hasilnya Bikin Warganet Iri
Ia juga menjadi pemain Leicester dengan penampilan terbanyak di semua kompetisi musim ini, yaitu 195 pertandingan dengan 28 gol dan 26 assist2.
Menurut laporan, Tielemans diminati oleh Aston Villa yang berhasil lolos ke Liga Konferensi Eropa.
Soyuncu sendiri bek tangguh yang bergabung dengan Leicester pada tahun 2018.
Baca Juga: Cek Fakta: Amanda Manopo Mendampingi Arya Saloka di Sidang Cerai dengan Putri Anne
Ia telah membuat 132 penampilan untuk klub tersebut dan menjadi salah satu bek terbaik di Liga Inggris.
Leicester juga mengonfirmasi bahwa mereka saat ini sedang dalam pembicaraan dengan kapten Jonny Evans, yang kontraknya habis pada akhir bulan ini.
Klub juga telah menggunakan opsi untuk memperpanjang kontrak gelandang Hamza Choudhury hingga musim panas 2024.
Baca Juga: Maklumat Panji Gumilang untuk Santri Ponpes Al Zaytun: Boleh Zina, Asalkan Punya Duit!
Choudhury, yang naik melalui jenjang junior di Leicester, menghabiskan musim 2022-23 dengan status pinjaman di klub Championship Watford, di mana ia tampil dalam 36 pertandingan liga.
Leicester belum menetapkan pelatih permanen setelah sebelumnya menunjuk Dean Smith dengan kontrak dalam jangka pendek sampai akhir tahun.
Smith dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan pihak Leicester, karena mereka terus mempertimbangkan kandidat potensial untuk peran tersebut.***(Dadang)