NTT di Lirik ESDM, Sebut Punya Arus Laut Sangat Potensial Dalam Mengembangkan Energi PLTGL

inNalar.com – Beberapa negara maju di dunia telah memanfaatkan potensi terhadap arus laut sebagai sumber listrik.

Gulungan ombak yang sering terlihat di laut ini ternyata mempunyai energi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit listrik.

Hal ini dikarenakan arus laut yang tidak akan pernah habis, sama dengan matahari dan juga angin.

Baca Juga: Pangkas 3 Jam Perjalanan, 3 Fakta Unik Jalan Labuan Bajo-Golo Mori di NTT yang Habiskan Dana…

Energi tersebut disebut sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL), istilah ini termasuk yang kurang begitu populer dikarenakan masih sedikit negara yang menggunakan energi ini.

Energi gelombang laut merupakan energi yang dapat dihasilkan dari adanya pergerakan gelombang laut yang menuju daratan dan juga sebaliknya.

Dilansir inNalar.com dari laman situs Universitas STEKOM gelombang laut ini merupakan salah satu potensi energi kinetik yang tersedia di laut.

Diketahui energi listrik yang dihasilkan oleh gelombang laut itu sebesar 2,4 megawatt per m2 dan ombak laut memiliki energi dengan tingkatan berkelanjutan yang cukup tinggi.

Baca Juga: Diproyeksikan Kokoh Anti Bencana, Rekonstruksi Hunian Pasca Bencana di Kupang NTT Mampu Hadang Badai?

Sebagai negara kepulauan Topografi, Indonesia merupakan yang paling ideal dalam mengambangkan energi yang berasla dari gelobang laut

Indonesia mempunyai selat-selat yang jaraknya berdekatan dan mengindikasikan bahwa arus laut tersebut memiliki potensial yang baik untuk dikembangkan.

Selat yang terletak diantara dua pulau dapat menghasilkan potensi energi yg cukup besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif dengan beasiswa energi terbarukan.

Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Badan Litbang Kementerian ESDM talah melalukan sebuah penelitian dalam sebuah rangkaian pra feasibility study (pra FS).

Baca Juga: Menakjubkan! Sekolah Dasar Negeri di NTT Ini Memiliki Toilet dengan Panorama Terindah di Indonesia Loh

Penelitian ini guna melihat potensi pemanfaatan arus laut untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) yang terletak di Selat Pantar dan Selat Larantuka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kecepatan arus kedua selat ini sekitar 2 m/s, hal ini menyatakan jika selat ini mempunyai potensi sebagai sumber pembangkit listrik.

Data ini dimanfaatkan sebagai referensi awal untuk dapat memahami kondisi daerah penelitian yang akan memudahkan penyusunan, perencanaan sampai pada pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Teknologi energi laut di kancah internasional telah berkembang dengan pesat, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan pengkajian terhadap jenis- jenis teknologi ini yang nantinya akan diterapkan di indonesia terutama NTT.

Meskipun luas wilayah di laut indonesia ini sudah tiga kali lebih besar daripada luas daratan, namun kegiatan dengan memanfaatkan energi laut sebagai pembangkit listrik belum berkembang.

Pengembangan Tentang energi laut sebenarnya telah ada dalam UU No .30/2007 yang berisi tentang Energi dan UU No. 17/2002 berisi tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

Lokasi kedua selat di NTT ini di dipilih dikarenakan letaknya yang berada di luar Pulau Jawa, hal ini sesuai dengan prioritas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS 2020-2024).

Hasil penelitian yang dilakukan diharapkan nantinya akan dapat dijadikan manfaat dan dikembangkan oleh beberapa kepentingan.

Kepentingan itu khususnya pada Pemerintah Pusat dan Daerah Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Konservasi Energi, Independent Power Producer (IPP), Energi Baru Terbarukan, PT PLN, dan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi.

Baca Juga: Tiketnya Hanya Rp10 Ribu! Pink Beach di Labuan Bajo NTT jadi Rekomendasi Pantai Indah yang Wajib Dikunjungi!

Hasil kegiatan yang dilakukan diharapkan akan mendukung terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2020 sampai 2024.

RPJMN merupakan kegiatan prioritas bidang energi, terutama dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang berasal dari laut.

PT Arus Indonesia Raya (AIR) saat ini sudah memiliki kerjasama dengan Naval Energies, yang merupakan perusahaan pengembang dari energi arus laut yang menggunakan teknologi turbin sederhana.

AIR dan Naval Energies telah melakukan penelitian di beberapa lokasi yang ada di indonesia. yang dinyatakan bahwa terdapat beberapa wilayah yang cocok digunakan sebgaai pengembangan Pembakit Listrik Ktenaga Gelombang Laut.

Hasil penelitian menemukan adanya 10 titik lokasi yang diperoleh dan salah satunya ialah terletak di NTT yaitu Selat Pantar dan Selat Larantuka.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]