

inNalar.com – Nova Widianto mengapresiasi semangat juang luar biasa yang ditunjukkan oleh Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati pada turnamen Hylo Open 2022.
Status Nova Widianto sebagai kepala pelatih ganda campuran pelatnas bulu tangkis membuatnya berharap gelar juara Hylo Open 2022 yang diraih Rehan-Lisa dapat memotivasi pemain lainnya.
Pasangan Rehan-Lisa sendiri juara Hylo Open 2022 usai mengalahkan pasangan China, Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping dua game langsung 21-17 & 21-15.
Baca Juga: Waduh! 4 Wilayah Ini Tidak Bisa Melihat Puncak Fenomena Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022
Mengutip dari channel YouTube Info Info Kece, pasangan Rehan-Lisa menjadi pemain ganda campuran Pelatnas pertama yang berhasil menjadi juara turnamen World Tour pada 2022.
Gelar ini sekaligus menjadi gelar pertama bagi pasangan Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati sepanjang turnamen World Tour.
Pada tahun 2022 mereka sudah tiga kali menembus partai final, akan tetapi mereka gagal di dua kesempatan sebelumnya.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Baik Orang Korea Selatan yang Wajib Diikuti, Salah Satunya Sama dengan Indonesia
Nova Widianto selaku pelatih memberikan pujian atas prestasi yang dicapai Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumati pada turnamen level Super 300 itu.
Menurut mantan pemain ganda campuran nomor satu itu, gelar Hylo Open 2022 akan menjadi awal yang baik bagi Rehan dan Lisa.
Selain itu dengan kemenangan itu, membuat sektor ganda campuran bisa dikatakan pecah telor.
Nova Widianto mengatakan bahwa rahasia dibalik kunci kemenangan dua pemainnya yang sama-sama berusia 22 tahun itu adalah kekompakan dan komunikasi yang bisa mereka jaga sampai akhir.
Adapun Nova Widianto sebagai pelatih hanya membantu Rehan-Lisa agar selalu fokus di lapangan.
Bicara soal strategi dan rahasia kemenangan pasangan Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati, Nova cuma mengingatkan kebiasaan-kebiasaan mereka saat menerima service.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 di Qatar Segera Bergulir, Dominasi Pemain Premier League Mulai Terasa
Selain itu, sebisa mungkin shuttlecock diarahkan ke melewati Huang Dong Ping, shuttlecock diarahkan ke Feng Yan Zhe.
Bicara soal pengalaman dari segi jam terbang, Huang Dong Ping dapat dikatakan lebih unggul dari pasangan barunya untuk saat ini.
Saat masih dipasangkan dengan Wang Yil Yu, ia berhasil menorehkan prestasi yang luar biasa, salah satunya menjadi juara Olimpiade Tokyo 2020.
Baca Juga: Fakta di Balik Yedam dan Mashiho Keluar TREASURE, Masalah Kesehatan hingga Fokus jadi Produser
Menyadari hal itu, Nova Widianto menerapkan strategi agar serangan lebih ditujukan kepada Feng Yan Zhe dengan harapan peluang mendapat poin jauh lebih besar karena dia pemain baru.
Berbeda jika serangan digencarkan kepada Huang Dong ping yang sudah malang melintang di berbagai turnamen bulu tangkis.
Kemungkinan serangan-serangan dari Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati bisa ditepis.
Sebelumnya Nova Widianto juga berpesan agar Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati melupakan kekalahan di French Open lalu.
Mantan juara dunia ganda campuran itu juga meyakinkan kalau Rehan dan Lisa bisa lebih baik lagi di turnamen selanjutnya. Hasilnya, mereka bisa.
Nova juga mengungkapkan karakter yang dimiliki Rehan Naufal Kusharjanto-Lisa Ayu Kusumawati juga bagus. Itu akan jadi sisi keunggulan mereka dibandingkan pasangan lainnya.
Selain itu Nova juga berharap semoga energi positif itu juga bisa menular ke pemain-pemain yang lain.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi