

inNalar.com – Nottingham Forest kalahkan tim tamu Arsenal dengan skor 1-0 di laga pekan ke 37 EPL pada Sabtu (20/5/2023).
Kemenangan Nottingham Forest atas Arsenal akhirnya membuat Manchester City resmi mempertahankan gelar Liga Inggris untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Kekalahan kedua berturut-turut bagi The Gunners membuat tim asuhan Mikel Arteta masih tertinggal empat poin dari Manchester City dengan satu pertandingan tersisa.
Baca Juga: Enzy Storia Menikah dengan Molen Kasetra: Natasha Rizki Jadi Bridemaid, Desta Kemana?
Arsenal sebenarnya memiliki peluang untuk mengejar Manchester City jika mampu menang di City Ground, stadion milik Nottingham Forest yang baru promosi musim ini.
Namun, tim tamu harus mengakui keunggulan tuan rumah yang mencetak gol tunggal melalui Taiwo Awoniyi pada menit ke-19.
Gol tersebut tercipta setelah Martin Odegaard kehilangan bola di tengah lapangan dan Morgan Gibbs-White memberikan umpan terobosan kepada Awoniyi yang lolos dari kawalan Gabriel Magalhaes.
Penyerang Nigeria itu melepaskan tembakan yang sempat mengenai kaki Gabriel sebelum melambung melewati Aaron Ramsdale dan masuk ke gawang Arsenal.
Arsenal tidak mampu memberikan respons yang cukup berbahaya meski mendominasi penguasaan bola.
Tim tamu hanya melepaskan lima tembakan (dengan total 0,22 xG) di babak kedua.
Baca Juga: Hengkang dari Kirab Juara SEA Games 2023, I Gede Siman Disebut Sebagai Sosok Atlet yang Blak-Blakan
The Gunners pun harus mengubur impian mereka untuk meraih gelar Liga Inggris pertama sejak 2004.
Sementara itu, Nottingham Forest berhasil memastikan diri bertahan di Liga Inggris musim depan dengan mengumpulkan 37 poin dari 37 pertandingan.
Tim asuhan Steve Cooper menunjukkan performa yang mengesankan sejak promosi dari Championship musim lalu.
Di sisi lain, Manchester City merayakan gelar Liga Inggris kelima mereka di bawah asuhan Pep Guardiola.
Mereka juga melaju ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim setelah mengalahkan Real Madrid di semifinal.
Namun, City juga harus menghadapi ancaman sanksi dari Premier League karena diduga melanggar aturan keuangan yang berlaku sejak 2009.
Klub milik negara Uni Emirat Arab itu membantah semua tuduhan tersebut dan berusaha untuk membatalkan penyelidikan yang dilakukan oleh Premier League.***(Dadang I)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi