Nomor 4 Bukan Kabupaten Gianyar! Inilah 4 Daerah Terdingin di Bali, Wisawatan ‘Auto’ Bawa Jaket?

inNalar.com – Provinsi Bali terkenal akan destinasi wisata di berbagai daerahnya yang sangat memukau.

Selain destinasi wisata, Bali juga terkenal akan keberagaman budaya dan sejarah yang unik. 

Semua keberagaman dan keunikan tentang Bali membuat wisatawan menjadikan Provinsi Bali sebagai list tempat yang wajib untuk dikunjungi.

Banyak wisatawan dari berbagai wilayah hingga mancanegara datang ke Bali untuk menghabiskan waktu liburan mereka.

Baca Juga: 5 Wilayah Tersejuk di Kalimantan Barat saat Musim Penghujan, Lebih Dingin dari Eropa?

Namun, para wisatawan harus memperhatikan dan memastikan apakah pakaian dan barang lainnya bisa dipakai dan berguna atau tidak saat berada di Bali. 

Hal ini dikarenakan ada beberapa daerah yang ternyata masuk sebagai daerah terdingin di Provinsi Bali. 

Daerah-daerah yang dikategorikan sebagai daerah terdingin ini, dilihat berdasarkan ketinggian daerah tersebut.

Semakin tinggi ketinggian daerahnya atau berada di dataran tinggi, maka sudah jelas cuaca di sana terasa sangat dingin.

Dilansir inNalar.com dari data BPS, terdapat 4 daerah terdingin di Provinsi Bali berdasarkan ketinggian daerahnya.

  1. Kabupaten Bangli          : 425 Mdpl
  2. Kabupaten Gianyar        : 126 Mdpl
  3. Kabupaten Tabanan       : 124 Mdpl
  4. Kabupaten Karangasem : 102 Mdpl

Dilihat dari paparan data di atas, Kabupaten Bangli jadi daerah yang paling dingin. Kabupaten Gianyar berada di atas Kabupaten Tabanan yang selilihnya cukup tipis, dan Kabupaten Karangasem ada urutan terakhir.

Baca Juga: Layaknya Berlibur ke Kota Malang, 4 Kecamatan di Jember Ini Miliki Suhu Dingin Sepanjang Masa

Setelah melihat daerah mana saja yang menjadi daerah terdingin, tentu para wisatawan bisa lebih prepare barang apa saja yang dibutuhkan saat berkunjung ke daerah dingin.

Salah satu yang wajib dibawa oleh para wisatawan untuk berkunjung ke daerah dingin adalah jaket tebal atau pakaian tebal dan sweater.

Selain itu, jangan lupa juga untuk membawa obat-obatan, minyak hangat (minyak kayu putih, minyak kutus-kutus, freshcare), balsem, kupluk, syal, kaos kaki, pelembab, dan barang penting lainnya.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, ada 4 tips yang bisa diterapkan para wisatawan agar liburannya berjalan lancar walaupun berada di daerah dingin.

1. Istirahat yang cukup

Saat pergi berlibur, pasti suka keasikan jalan-jalan sehingga lupa akan waktu untuk beristirahat.

Supaya waktu liburannya tidak berakhir sia-sia, jangan lupa untuk istirahat yang cukup.  

2. Makan makanan yang bergizi dan seimbang

Saat cuaca dingin, biasanya selera makan akan meningkat.

Namun, tetap perhatikan makanan yang dimakan dan makanlah makanan yang bergizi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Baca Juga: Banjir Lahar Dingin Semeru Bikin Warga Panik, Jembatan Penghubung Malang-Lumajang Putus

3. Minum air mineral atau air hangat yang banyak

Minum air yang cukup dapat menghindari dehidrasi atau kekurangan cairan.

Jika saat cuaca panas memang harus minum air yang banyak, maka saat cuaca dingin pun juga sama.

Selain menghindari dehidrasi, minum air hangat juga bisa membuat tubuh terasa sedikit lebih hangat.

4. Rutin berolahraga

Meskipun sedang berlibur, melakukan olahraga juga perlu pada saat cuaca dingin. Berolahraga dapat menghangatkan tubuh dan membakar kalori dalam tubuh.

Olahraga yang bisa dilakukan seperti lari ditempat, lari di sekitar lingkungan penginapan, yoga, senam, ataupun push up dan cukup melakukannya sekitar 30 menit – 1 jam.

Para wisatawan yang sedang berlibur di berbagai daerah terdingin di Bali, bisa menikmati waktu liburanya dengan aman dan lancar karena kondisi badan yang sehat dan membawa barang-barang yang diperlukan.*** 

Baca Juga: Melebihi 30.000 Kali Ledakan Hiroshima, Inilah Gunung Selat Sunda yang Buat Suhu Dunia Dingin 2 Tahun

Rekomendasi