

inNalar.com – Proyek pembangunan terowongan bawah tanah di Medan Sumatera Utara merupakan pembangunan untuk pertama kalinya di sana.
Bahkan pembangunan sebuah terowongan bawah tanah yang ada di Medan Sumatera Utara termasuk dalam pembangunan multiyears.
Tidak hanya itu pembangunan dari underpass atau terowongan bawah tanah di Medan Sumatera Utara dapat membantu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang strategis sehingga daerah tersebut dapat lebih maju lagi.
Selain itu pembangunan infrastruktur yang berada di Medan Sumatera Utara dibantu dengan support stakeholder, tujuan dari pembangunan underpass tersebut yaitu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada disana.
Pembangunan underpass atau terowongan bawah tanah ini ini merupakan HM Yamin bentuk dari Pemerintah Kota Medan untuk penambahan infrastruktur kapasitas jalan.
HM Yamin sendiri dibangun berada di samping Jalan Jawa menuju ke Jalan Gaharu, total panjang pada underpass di Medan Sumatera Utara dirancang memiliki panjang 426 meter dan memiliki lebar 10 meter, serta panjang pada tunnel yaitu 26 meter.
Tentunya untuk pembangunan underpass atau terowongan bawah tanah yang ada di Medan membutuhkan dukungan dari masyarakat sekitar supaya diberi kelancaran saat pengeboran berlangsung.
Kelancaran pembangunan juga dapat berdampak baik sehingga dapat digunakan dan dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang ada disana.
Tentunya Juga dapat mengurangi adanya kemacetan di jalan sehingga arus lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan tidak membutuhkan waktu yang lama diperjalanan.
Pengerjaan dari pembangunan underpass atau terowongan bawah tanah dan juga pelebaran jalan banyak utilitas yang dipindahkan atau digeser tempatnya, tentunya hal tersebut dapat mengganggu jalannya pembangunan.
Proyek pembangunan terowongan bawah tanah atau underpass di Medan Sumatera Utara membutuhkan biaya hingga mencapai Rp 170 miliar lebih, sumber anggaran yang digunakan berasal dari APBD pada tahun.
Perlu diketahui kucuran APBD di Sumatera barat sebesar Rp 7 triliun, anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan yang maju dan kesejahteraan masyarakat yang ada di sana, salah satunya infrastruktur.
Nantinya pembangunan underpass yang berada di Medan Sumatera Utara ini akan memiliki sebanyak dua underpass yang berada di Titi kUning dan juga berada di Medan Johor.
Melansir dari laman BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, pengerjaan dari proyek pembangunan terowongan bawah tanah tersebut direncanakan hanya 15 bulan saja yang nantinya kerampungan dari pembangunan tersebut akan memiliki sebuah fasilitas pendukung.
Fasilitas tersebut berupa rumah genset, penampung untuk aliran hujan sehingga air tidak menggenang yang dapat menyebabkan banjir, dan pompa.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi