Nominal Rp 24 Miliar, Pembangunan Jembatan Martapura Kalimantan Selatan Tak Kunjung Selesai, Ada Apa?

InNalar.com – Daerah Kalimantan Selatan diketahui memiliki pembangunan jembatan yang hingga sampai saat ini tidak kunjung selesai pengerjaannya.

Tentunya hal tersebut dapat merugikan negara dan juga para penduduk yang ada di sana, karena anggaran yang digunakan bersumber dari APBN.

Nilai anggaran untuk pembangunan jembatan Martapura di Kalimantan Selatan tersebut menggunakan anggaran yang besar.

Baca Juga: Tidak Perlu Jauh-jauh! Desa Karangtengah di Jawa Tengah Punyai Peternakan Indah Bak New Zealand!

Perlu diketahui bahwa pembangunan akses jalan yang memudahkan masyarakat juga dapat menciptakan kesejahteraan para penduduk yang ada disana.

Kegiatan pembangunan jembatan ini memiliki nama Jembatan Martapura 1-a Kalimantan Selatan yang diketahui memiliki permasalahan.

Masalah yang timbul tersebut diakibatkan karena adanya penggunaan anggaran yang disalahgunakan.

Baca Juga: Total 438 Menara dengan Tegangan 150 kV, Proyek Interkoneksi Kalteng-Kalbar Akan Rampung Tahun 2024?

Anggaran yang disalahgunakan tentunya dapat memberikan dampak seperti pengerjaannya yang tak kunjung selesai.

Padahal jembatan merupakan akses penting untuk menghubungkan ke daerah-daerah lain yang ada di Kalimantan Selatan.

Bahkan dari adanya jembatan juga dapat memudahkan aktivitas para penduduk yang ada disana.

Baca Juga: Investasi Lebih Dari Rp 174 T, Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Nilai Investasi Paling Tinggi di Indonesia!

Sehingga para penduduk dapat merasakan pembangunan yang adil dengan akses jalan yang mudah ditempuh.

Anggaran yang digunakan untuk pembangunan Jembatan Martapura 1-a di Kalimantan Selatan mencapai Rp 24 miliar.

Penggunaan anggaran yang tidak semestinya juga dapat menghambat adanya perkembangan perekonomian yang ada di sana.

Baca Juga: Aliri 55 Ribu Rumah! Gandeng Jepang dan China, Sumatera Selatan Akan Miliki PLTP Kedua, Benarkah?

Pembangunan yang lamban disertai dengan penyalahgunaan anggaran tentunya membuat geram para penduduk setempat.

Dari adanya pembangunan jembatan selain memudahkan aktivitas para penduduk juga dapat mempersingkat waktu perjalanan.

Pembangunan di daerah-daerah pelosok yang ada di Kalimantan Barat memiliki tujuan agar tidak tertinggal dengan daerah lainnya yang sudah maju.***

 

Rekomendasi