

inNalar.com – Tahun 2022 yang lalu, Cargill berhasil membangun sebuah kilang minyak sawit di Lampung.
Kilang minyak sawit milik Cargill ini menghabiskan nilai investasi sekitar 200 juta dolar.
Kilang minyak sawit milik Cargill di Lampung ini termasuk ke dalan upaya mereka untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh dunia.
Cargill bukanlah perusahaan asli asal Indonesia, melainkan perusahaan asal Amerika.
Cargill datang pertama kali ke Indonesia pada tahun 1974 dengan usaha bergerak di industri pakan ternak.
Kemudian, Cargill melebarkan sayap mereka ke wilayah Indonesia yang lain, yakni Lampung.
Cargill yang berada di Provinsi Lampung bergerak di bidang minyak sawit.
Pabrik Cargill yang berada di Lampung ini tentunya sangat luas.
Pemandangan peti kemas demi peti kemas dapat dilihat di dalam wilayah Cargill di Lampung.
Peti kemas-peti kemas tersebut tertata dengan rapi, berjejer satu sama lain di tempat yang sudah disediakan.
Dengan banyaknya peti kemas di dalam wilayah Cargill, sekilas tumpukan peti kemas itu mirip dengan tumpukan peti kemas di pelabuhan.
Tidak heran, karena lokasi dari Cargill di Lampung ini dekat dengan lokasi Teluk Betung.
Selain kilang minyak sawit, ternyata Cargill juga bergerak di banyak sektor lain.
Cargill juga bergerak di sektor pertanian, nutrisi hewan, bioindustrial, kakao dan coklat, bahkan juga perawatan tubuh serta kecantikan.
Selain menjadi kilang minyak sawit terbesar di Lampung, Cargill juga banyak melakukan investasi serta mendukung masyarakat di sekitar Cargill untuk terus maju.
Salah satu bentuk dukungan Cargill kepada masyarakat adalah dengan menyediakan fasilitas seperti jalan, klinik kesehatan, sekolah, hingga perumahan.
Cargill juga memberi dukungan bagi petani sawit di sekitar wilayahnya.
Cargill sudah bekerja sama dengan lebih dari 21.000 petani kecil di seluruh Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi