

inNalar.com – Pemerintah ternyata berencana untuk merealisasikan Megaproyek Jalan Tol Demak – Tuban yang bakal hubungkan dua wilayah Provinsi besar di Jawa.
Megaproyek tersebut kabarnya akan menghubungkan wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan wilayah Provinsi Jawa Timur.
Tentu saja proyek yang digadang-gadang jadi pendukung rute Jalan Tol Trans Jawa tersebut banyak mendapatkan atensi dari masyarakat.
Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi KPBU Kemenkeu, proyek yang masih berada di tahap rencana tersebut bakal dibangun dengan masa konsesi selama 50 tahun masa pembangunan.
Diketahui, nilai investasi untuk proyek ini diindikasikan sebesar Rp45,71 Triliun.
Adapun pengerjaannya, direncanakan proyek ini akan dibangun dengan skema KPBU solicited.
Hubungkan dua wilayah sekaligus, yakni Jawa Tengah dengan Jawa Timur, tentu saja Jalan Tol ini membutuhkan pembebasan lahan yang cukup luas.
Jalan Tol ini akan berdampak pada puluhan desa.
Diperkirakan ada sekitar 40 desa di wilayah Kabupaten Tuban akan terdampak atas pembangunan tol.
Beberapa Desa tersebut diantaranya adalah, Desa Jatisari, Desa Karangrejo, Kayen, Latsari, Siding, Tlogoagung, dan Desa Padasan.
Selain beberapa daerah di Kabupaten Tuban, Megaproyek yang diindikasikan memakan biaya investasi triliunan rupiah tersebut juga akan melewati tiga Kabupaten besar di Jawa Tengah.
Diantara Kabupaten-Kabupaten tersebut adalah, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, dan juga Kabupaten Kudus.
Menariknya, konstruksi dari Jalan Tol yang direncanakan memiliki panjang sekitar 180,58 Kilometer tersebutnantinya akan menghubungkan Jalan Tol Semarang-Demak, dengan Jalan Tol Tuban-Lamongan-Gresik.
Baca Juga: Rampung 2021, Bendungan Rp63 Miliar di Kalimantan Timur Malah Mangkrak dan Tak Beroperasi, Mengapa?
Direncanakan, pengerjaan proyek Jalan Tol Demak-Tuban tersebut akan mulai dilakukan pada tahun 2024 ini.
Dengan terealisasinya proyek Jalan Tol Demak-Tuban sepanjang 180,58 Kilometer tersebut, diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta menggerakkan perekonomian masyarakat.***