Nilai Investasi Capai Rp 238 Triliun, Kilang Minyak di Tuban, Jawa Timur Bakal Jadi Yang Tercanggih di Dunia?

inNalar.com – Proyek fantastis di era Presiden Jokowi seakan tak ada habisnya, keberlanjutan hidup masyarakat Indonesia lah yang menjadi pertimbangannya, termasuk pembangunan kilang minyak yang dibangun di Tuban, Jawa Timur.

Pembangunan kilang minyak di Tuban ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1998, tetapi kemudian dibangun kembali pada tahun 2020.

Presiden Jokowi mengungkapkan, dalam lawatannya saat meninjau lokasi kilang minyak petrokomia di Tuban pada tahun 2019, bahwa pembangunan ini memiliki manfaat besar bagi Indonesia.

Baca Juga: Disebut Seperti Sungai Amazon, Sungai di Jawa Timur Ini Punya Keunikan: Airnya Bisa Berubah-ubah

Menurut Jokowi, dengan adanya kilang minyak di Tuban ini, diproyeksikan Indonesia mampu menghemat devisa sekitar Rp 56 Triliun.

Proyek kilang minyak di Tuban ini dinilai sangat penting bagi masa depan Indonesia. Pasalnya, kebutuhan bahan bakar dan ketahanan energi dalam negeri terus meningkat setiap tahunnya.

Selain itu, proyek fantastis ini dianggap penting untuk menurunkan ketergantungan Indonesia terhadap impor.

Baca Juga: Bikin Bangga! Kampus Terluas se-Asia Tenggara Ternyata Ada di Indonesia, Berikut Fakta-faktanya

Sebagai informasi, kilang minyak Tuban ini diproyeksikan dapat memproduksi 300 ribu barel per hari.

Dengan adanya kilang minyak di Tuban Jawa Timur, Indonesia dapat mengolah minyak mentah menjadi produk yang lebih memiliki nilai guna, sehingga kebutuhan impor dapat ditekan dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Menjaga ketersediaan bahan bakar energi dalam negeri pun menjadi pertimbangan utama dalam upaya mewujudkan proyek fantasti ini.

Baca Juga: 5 Daerah di Jawa Timur Ini Sepi Penduduk, Nomor Satu Wisatanya Nggak Kalah Sama Bali

Nilai investasi proyek kilang minyak ini mencapai Rp 238 Triliun. Pada tahun 2022, proyek bernilai fantastis ini dibangun atas kerja sama antara PT Pertamina dan Rosneft.

Rosneft diketahui merupakan sebuah perusahaan Rusia yang bergerak di bidang ekstrasi dan minyak.

Setlah adanya kerja sama yang dibangun antara Pertamina dan Rosneft ini, diharapkan proses pembangunan kilang minyak di Tuban dapat segera terwujud.

Dengan teknologi kecanggihan yang dimiliki perusahaan minyak Rusia tersebut, diharapkan total produksi minyak yang semula diperkirakan sebanyak 300 ribu barel perhari bisa meningkat menjadi 2,5 juta barel perhari pada tahun 2025 mendatang.

Selain itu, diharapkan dengan adanya pembangunan kilang minyak di Tuban ini, semakin banyak lapangan kerja yang disediakan bagi warga sekitar pembangunan.

Meski dengan segala keuntungan dan manfaat yang diharapkan dari adanya megaproyek ini, perlu ada yang diperhatikan secara khusus dari berbagai pihak yang terlibat.

Pemprov Jawa Timur dan pemkab Tuban beserta pihak yang terlibat dalam kerja sama perlu mengawal dan memperhatikan dampak lingkungan dan sosialnya.***

Rekomendasi