Nilai Anggaran Rp4,7 Triliun, Pembangunan Gedung di Lampung Memiliki Luas 170 Hektar Terhambat oleh…

InNalar.com – Pelaksanaan proyek pembangunan gedung untuk tempat berolahraga di Lampung gelontorkan anggaran hingga fantastis.

Proyek pembangunan gedung digunakan untuk tempat olahraga tersebut telah diberikan dukungan oleh pemerintah pusat.

Bahkan rancangan pembangunan gedung untuk olahraga yang terletak di Lampung telah mendapatkan surat perizinan oleh Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Peras APBD Rp1,3 Miliar, Jembatan Lampung Panjangnya 10 Meter Sudah Lama Rusak, Kondisinya Memprihatinkan

Diketahui, proyek pembangunan gedung megah yang berada di Lampung ini akan dimulai pada tahun 2023.

Nantinya pembangunan gedung untuk olahraga yang berada di Lampung ini membutuhkan proses pengerjaan hingga lima tahun lamanya.

Proyek pembangunan yang menyedot anggaran fantastis tersebut akan selesai pada tahun 2028, proses pengerjaan proyek gedung olahraga yang terletak di Lampung ini tidak dilakukan dengan terburu-buru.

Baca Juga: Telan Dana APBN Rp2,68 Triliun, Bendungan Terbesar di Sumatera Ini Hanya Berjarak 7,2 Km dari Banda Aceh

Hal tersebut disebabkan adanya pematangan dan rancangan dalam kegiatan pembangunan gedung olahraga dengan konsep pasti, luas lahan yang digunakan memiliki luas 170 hektar.

Diketahui bahwa proyek pembangunan gedung untuk olahraga yang berada di Lampung menggunakan anggaran yang tidak main-main bahkan memiliki nominal yang besar.

Total anggaran yang dikeluarkan untuk proyek pembangunan gedung olahraga di Lampung tersebut Rp4,7 triliun.

Baca Juga: Omset Capai Rp957 Triliun! Kalimantan Utara Bangun Pabrik Petrokimia Seluas 2400 Hektar, Terbesar di Dunia?

Anggaran dana yang digunakan untuk pelaksanaan pembangunan gedung olahraga di Lampung bersumber dari APN dan juga APBD.

Awalnya pembangunan terdapat sebuah kendala yaitu adanya peralihan pada aset lahan, tetapi permasalahan tersebut nyatanya sudah selesai.

Sehingga proyek pembangunan gedung olahraga yang terletak di Lampung ini segera dimulai pengerjaanya.

Baca Juga: Berjuluk ‘Pencabut Nyawa’, Kisah Jembatan Angker Berusia 33 Tahun di NTT Karena Sering Dijadikan Tempat…

Diketahui untuk proses konstruksi telah mendapat bekingan dari Dinas Cipta Karya, selanjutnya jika sudah terjadi proses pengolahan maka akan diserahkan kepada Dispora.

Nantinya gedung olahraga megah yang berada di Lampung akan dikelola oleh Badan Usaha Milik negara atau disebut dengan BUMN.

Proyek pembangunan yang yang menghabiskan anggaran fantastis tersebut diharapkan dapat sesuai dengan spesifikasi.***

 

Rekomendasi