Niat Shalat Idul Fitri untuk Imam dan Makmum, beserta Bacaan Latin dan Artinya

InNalar.com – Niat menjadi pondasi utama dalam beribadah, termasuk untuk shalat Idul Fitri. Shalat sunnah 2 rakaat tersebut menjadi momentum besar setelah umat muslim melaksanakan puasa di bulan ramadhan.
 
Hukum shalat Idul Fitri adalah sunnah muakad atau sangat dianjurkan. Nabi Muhammad S.A.W selalu melaksanakan shalat idul fitri. Dilansir inNalar.com dari islam.nu.or.id, Rasulullah keluar menuju tempat yang cukup luas untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Hal ini sesuai dengan hadis riwayat Bukhari dan Muslim,
 
“Dari Abi Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata: “Rasulullah SAW biasa keluar menuju mushalla (tanah lapang/lapangan) pada hari Idul Fitri dan Adha.
 
 
Hal pertama yang beliau lakukan adalah shalat. Kemudian beliau berpaling menghadap manusia, di mana mereka dalam keadaan duduk di shaf-shaf mereka. Beliau memberi pelajaran, wasiat, dan perintah.
 
Jika beliau ingin mengutus satu utusan, maka (beliau) memutuskannya. Atau bila beliau ingin memerintahkan sesuatu, maka beliau memerintahkannya dan kemudian berpaling ….” (HR. Bukhari 2/259-260, Muslim 3/20, Nasa`i 1/234; )
 
Shalat idul fitri dilakukan secara berjamaah. Oleh sebab itu bacaan niat imam dan makmum dibedakan. 
 
 
Berikut bacaan niat shalat idul fitri untuk imam:
 
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
 
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
 
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
 
Adapun bacaan niat shalat idul fitri untuk makmum, yakni:
 
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
 
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
 
 
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
 
Meskipun berbeda, pada dasarnya niat tetap sama yakni ditujukan untuk beribadah karena Allah SWT.
 
Niat shalat Idul Fitri dibaca di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya.***
 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]