

inNalar.com – Meski DKI Jakarta berhasil meraih PDRB per kapita tertinggi di Indonesia, nampaknya tetap ada satu daerah yang tetap perlu dapat perhatian lebih dari pemprov.
Daerah tersebut ialah Kepulauan Seribu. Pasalnya, berdasarkan hasil rilisan data BPS, persentase kemiskinan penduduk Kepulauan Seribu mencapai 14,11%.
Jika dibandingkan dengan Jakarta Selatan dengan persentase penduduk miskin yang hanya 3,52% tentu ini menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan penduduk di wilayah Ibukota ini.
Meski begitu, tak dapat dipungkiri bahwa dalam setahun terakhir persentase kemiskinan di Kepulauan Seribu menurun dari yang sebelumnya 15,06 %.
Namun, jika dilihat dari rentang perbedaan antara lima daerah di DKI Jakarta, tentu kesenjangan tersebut masih sangat terlihat.
Selain angka kemiskinan yang perlu menjadi perhatian pemerintah, tingkat pengangguran terbuka di daerah wisata ini pun masih menjadi yang tertinggi di antara wilayah lainnya.
Baca Juga: Inilah 4 Daftar Gunung Paling Angker dan Mistis Di Indonesia: Hati-Hati Jika Mendaki Jangan Sembrono
Tingkat pengangguran terbuka Kepulauan Seribu mencapai 8,47% dengan pendapatan per kapita Rp 701.088,-.
Adapun indeks keparahan kemiskinan di daerah andalan wisata ini nilainya 0,37
Nilai indeks pembangunan manusia di Kepulauan Seribu pun menjadi yang paling rendah di antara lima wilayah lainnya di provinsi DKI Jakarta.
Adapun nilai IPM Kepulauan Seribu tercatat 72,79. Meski begitu, kabar baiknya adalah tingkat angka buta huruf di daerah tersebut cukup memuaskan.
Pasalnya, tercatat kepulauan seribu bebas dari permasalahan buta huruf untuk kategori penduduk usia 15 – 44 tahun dan kategori usia 45 tahun ke atas.
Adapun angka buta huruf kategori penduduk usia 10 tahun ke atas tercatat sebanyak 0,03. Jika dibandingkan dengan lima wilayah lainnya di DKI Jakarta, angka ini adalah yang terendah.
Jika dilihat dari indikator tingkat rentang harapan lama sekolah rata-rata mencapai 12,65 tahun. Disusul oleh daerah Jakarta Utara yang rata-ratanya beda tipis dengan Kepulauan Seribu yakni 12,66 tahun.
Pada tahun 2021, Kepulauan seribu sempat tercatat ada sebanyak 2 siswa yang putus sekolah pada tingkat kelas 7.
Kesenjangan yang ada di wilayah DKI Jakarta ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak baik dari pemerintah provinsi maupun pegiat, dan penduduk di setiap wilayahnya agar kemiskinan di Ibukota bisa tuntas terangkat.***