Nekat Tabung Rp13 Trilun Hasil Jualan Rokok, Konglomerat Asal Jatim Ini Bangun Bandara Internasional Berjarak 2 Jam dari Juanda

inNalar.com – Konglomerat asal Kediri, Jawa Timur diketahui membangun bandara baru di daerahnya.

Bandara tersebut merupakan bandara internasional yang baru saja dibangun di Kediri, Jawa Timur.

Sebut saja, namanya adalah Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Baca Juga: Telan Rp17,1 Triliun, 2 PLTA Berkapasitas Jumbo di Sulawesi Tengah Ini Usung Konsep EBT, Pemiliknya Pernah Jadi Wakil Presiden?

Pembangunan bandar udara ini memang terkenal diinisiasi atau diprakarsai oleh konglomerat asal Kediri, yakni Susilo Wonowidjojo.

Susilo Wonowidjojo merupakan bos atau pemilik dari perusahaan Gudang Garam Tbk, yang merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data pembangunannya, proyek ini diperkirakan menelan anggaran yang cukup fantastis.

Baca Juga: Dibela-belain Utang ke Jepang, Proyek PLTA di Riau Senilai Rp700 Miliar Ini Sulap Arus Sungai Jadi Tenaga Listrik 114 MW per Tahun

Anggaran pembangunan bangunan ini sendiri bukanlah berasal dari dana APBN.

Pembangunan dari Bandara Internasional Dhoho Kediri tersebut menggunakan dana dari PT Gudang Garam Tbk.

Diketahui, nominal fantastis pembangunan bandara di Kediri tersebut adalah senilai Rp13 triliun.

Baca Juga: Dapat Suntikan Cuan Rp2,39 Triliun, PT Pertamina Geothermal Gandeng Jepang dan China Bangun PLTP Lumut di Sumatera Selatan

Menurut informasi yang dikutip dari laman Antara, bandar udara yang diprakarsai oleh bos Gudang Garam tersebut akan mulai beroperasi pada bulan Januari 2024 mendatang.

Tentu saja berbagai persiapan dan kesiapan untuk operasi awalnya telah dilakukan saat ini.

Rencananya, setelah infrastruktur ini beroperasi, juga akan dijadikan sebagai lokasi embarkasi Haji daerah.

Baca Juga: Ucapan Haru Admin BWF seusai Pramudya Kusumawardana Resmi Gantung Raket dari Bulutangkis Indonesia

Selain itu, bandara yang pembangunannya menelan anggaran dana Rp13 triliun tersebut juga akan siap melayani penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia.

Harapannya, adanya infrastruktur baru ini dapat mendongkrak perekonomian di daerah sana.

Akses dari Bandara Dhoho Kediri ini jika ditempuh dari Bandara Internasional Juanda Surabaya akan memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Baca Juga: Cerai dari Pramudya Kusumawardana, Bocor Kabar Yeremia Rambitan Punya Partner Baru, Bakal Tampil di…

Demikianlah informasi terkait konglomerat asal Jawa Timur yang membangun bandara baru dengan hasil jualan rokoknya.***

 

Rekomendasi